Jenis dan Macam Ikan Gurame

Jenis - Jenis Ikan Gurame - Informasi yang banyak sangat membantu bagi kita untuk melancarkan usaha yang sedang kita tekuni. Berikut ini kam memberikan informasi mengenai Ikan Gurame untuk anda semuanya. Dengan menyimak apa yang kami berikan semoga dapat sedikit membantu apa yang sobat sedang butuhkan. Simak baik-baik informasi di bawah ini.

Jenis - Jenis Ikan Gurame
Ikan gurame merupakan ikan air tawar yang ada di indonesia, malaysia, indochina, Thailand dan india. ikan gurame di indonesia berasal dari kepulauan sumatra, kalimantan dan jawa. Adwinata telah mengelompokkan ikan gurame mejadi dua jenis ikan gurame strain, yaitu soang dan jepung. dari beberapa macam jenis ikan gurame di atas tidak semuanya di jadikan untuk dikonsumsi. beberapa jenis ikan gurame yang ada di bawah ini tujuannya hanya untuk ikan hias, namun bisa juga untuk di konsumsi.

Macam Jenis Ikan Gurame

Di bawah ini di lansir darisitus 1001budidaya.com menuliskan artike tentang beberapa macam jenis ikan gurame yang dikelompokkan oleh R.O Adiwinata. beberapa jenisnya yaitu di bawah ini :
Gurame Soang
Gurame soang ini juga dikenal sebagai gurami jawa barat karena pada awalnya banyak terdapat di Jawa Barat, terutama di Ciamis dan sekitarnya. Gurame jantan memiliki dahi yang lebih menonjol dibandingkan gurami betina. Semakin dewasa, bentuk dahi semakin menonjol ke atas seperti kepala angsa (soang - Sunda). Karena itulah, gurame jenis ini disebut gurame soang.
Gurame Jepun
Gurame Jepun dikenal dengan nama gurame jawa tengah atau gurami purwokerto. Ukuran tubuhnya lebih kecil, panjangnya maksimal 45 cm dengan bobot 3,5 - 4 kg. Tubuhnya berwarna hitam dengan sisik kecil-kecil. Produksi telurnya 2.000 - 3.000 butir telur per periode bertelur.
Gurame Bastar
Gurame lain yang banyak dikenal oleh petani di Jawa Barat ialah gurame bastar. Gurami bersisik besar ini berwarna agak kehitaman dengan kepala putih. Sosoknya bongsor seperti gurami soang, tetapi kepalanya tidak terlalu nongnong. Laju pertumbuhannya pun cepat. Sayangnya, produksi telurnya hanya 2.000 - 3.000 butir setiap kali memijah.
Gurame Bluesafir
Gurame bluesafir ini tubuhnya berwarna merah mudah cerah. Berat maksimum hanya 2 kg/ekor. Sekali memijah, induk betina menghasilkan sekitar 6.000 butir terlur. Gurami ini biasa dijadikan hiasan akuarium.
Gurami Paris
Tubuh gurami jenis ini berwarna dasar merah muda cerah mirip gurami bluesafir. Kepalanya berwarna putih dan terdapat bintik atau totol hitam di sekujur tubuhnya. Bobot maksimum hanya 1,5 kg/ekor. Gurame paris mampu menghasilkan sekitar 5.000 butir telur sekali memijah. Jenis ini tergolong tidak produktif untuk dijadikan gurami konsumsi.
Gurame Porselen
Tubuhnya berwarna merah muda cerah dengan bagian bawah tubuh putih. Ukuran kepala relatif kecil. Gurame porselen mampu menghasilkan telur sampai 10.000 butir sekali memijah. Gurami ini dicari sebagai benih unggul.
Gurame Kapas
Warnanya putih keperakan seperti kapas. Sisiknya kasar dan besar. Bobotnya hanya mencapai 1,5 kg/ekor. Sementara itu, produksi telurnya hanya 3.000 butir sekali memijah.
Gurame Batu
Warnanya hitam merata dan sisiknya kasar. Pertumbuhannya termasuk lamban. Pada umur 13 bulan bobot hanya mencapai 0,5 kilogram. Karena itu, gurami ini sangat tidak produktif untuk dibudidayakan sebagai gurame konsumsi.
    sedangkan artikel yang saya temukan di situs wartegibunur.blospot.com jenis ikan gurame ada 9 macam. yang ada di bawah ini : 

    Jenis dan Macam Ikan Gurame
    Elephant Ear Gourami (Osphronemus exodon)

    Jenis dan Macam Ikan Gurame
    Elephant Ear Gourami (Osphronemus exodon)

    Jenis dan Macam Ikan Gurame
    Red Eye Giant Gourami (Osphronemus goramy var.)


    Jenis dan Macam Ikan Gurame
    Red Eye Giant Gourami (Osphronemus goramy var.)

    Jenis dan Macam Ikan Gurame
    Red Tail Giant Gourami (Osphronemus laticlavius)

    Jenis dan Macam Ikan Gurame
    Red Tail Giant Gourami (Osphronemus laticlavius)

    Jenis dan Macam Ikan Gurame
    Seven Striped Giant Gourami (Osphronemus septemfasciatus)

    Jenis dan Macam Ikan Gurame
    True Goramy (Osphronemus goramy)

    Jenis dan Macam Ikan Gurame
    True Goramy (Osphronemus goramy)

    Demikianlah beberpa macam jenis ikan gurame yang bisa menjadi acuan untuk budidaya ikan gurame. jangan lupa untuk membaca juga Cara Pembenihan Ikan Gurame dan Pakan Alternatif Untuk Ikan Gurame sebagai tambahan info dan pengetahuan bagi anda semuanya dalam berbudidaya, semoga dapat membantu sobat semua, salam sukses dari kami untuk anda semuanya.

    Cara Pembenihan Ikan Gurame

    Cara Pembenihan Ikan Gurame - Cara dalam berbudidaya memberikan informasi untuk sobat semuanya yang sekiranya sedang mencari solusi bagaimana dalam menyelesaikan problema. Karena mencari informasi sangatlah penting bagi kita untuk usaha yang sedang kita lakukan agar dapat memperoleh hasil yang maksimal. Karena itu berikut adalah informasi mengenai Pembenihan Ikan Gurame yang kami berikan untuk anda semuanya, simak baik-baik informasinya.

    Ikan gurame merupakan ikan yang digemari oleh kalangan menengah ke atas untuk makanan sehari hari ataupun untuk menu makanan untuk menjamu tamu tamunya, ikan disukai semua orang karena daging ikannya yang buket/padet dan kenyal serta memiliki rasa yang gurih. ikan ini merupakan ikan yang masa pertumbuhannya lumayan lambat, dan banyak di sekitar tempat tinggal saya memelihara ikan gurame hanya untuk hobi atau hiburan diwaktu senggang, jarang yang melimpahkan penghasilan utamanya di pembenihan ikan gurame. sebenarnya usaha untuk pembenihan ikan gurame ini sangat bagus sekali prospek kedepannya, karena khususnya di daerah lampung masih jarang yang berbisnis pembenihan ikan gurame. disini saya akan mengulas bagaimana cara pembenihan ikan gurame, saya mengambil beberapa referensi dari beberapa blog yang mengulas tentang bagaimana proses pembenihan ikan gurame, salah satu referensi dari blog 1001budidaya.com.

    Cara Pembenihan Ikan Gurame

    Cara Pembenihan Ikan Gurame

    Usaha pembenihan ikan gurame ini meliputi pemeliharaan induk pemijahan, penetasan telur ikan gurame, dan perawatan larva sampai berukuran sebesar biji oyong. Larva berumur 12-30 hari ini selanjutnya dirawat sampai bobotnya mencapai 10 - 15 g/ekor (umur 4 bulan). Benih sebesar ini siap untuk didederkan. Namun, ada juga yang menjual telur untuk di tetaskan.

    Pemilihan Induk Gurame
    Ciri induk jantan yang dipilah adalah adanya benjolan di kepala bagian atas, rahang bawah yang tebal dan tidak adanya bintik pada kelopak sirip dada. Warna tubuhnya memerah berbintik hitam terang degan perut membentuk sudut tumpul. Sedangkan induk betina yang siap pijah ditandai dengan bentuk kepala bagian atas datar rahang bawah tipis dan adanya bintik hitam pada kelopak sirip dada. Warna tubuhnya lebih terang daripada induk jantan dan bentuk perutnya besar bulat.

    Ciri lainnya adalah kelamin induk betina akan mengeluarkan telur berwarna putih jika perut ditekan ke arah kelamin. Sedangkan induk jantan yang sudah matang akan mengeluarkan sperma berwarna putih. Cara mudah menentukan kematangan gonad induk jantan adalah dengan melihat tingkah lakuya yang selalu beriringan bersama induk betina dan mulai membuat sarang dari rumput kering. Sementara itu, kematangan gonad betina dapat dilihat dari perut yang membesar dan terasa lunak saat diraba.

    Pemijahan Ikan Gurame
    Induk yang sudah matang gonad siap untuk ditebarkan di kolam pemijahan. Kolam pemijahan merupakan kolam khusus yang ukuran minimumnya 20 m2 dan maksimum 1.000 m2, dengan kedalaman 1-1,5 m. Kualitas air kolam pemijahan yang baik bersuhu 25 - 30 C, nilai pH 6,5 - 8,0, laju penggantian air 10-15% per hari, dan ketinggian air kolam 40 - 60 cm.

    Di dalam kolam harus dipasang bahan sarang dan sosog. Sosog sebagai tempat sarang telur diletakkan 25-30 cm dari permukaan air kolam, sementara bahan sarang dapat diletakkan di permukaan air atau di kedalaman 5-10 cm dari permukaan air.

    Pemindahan induk dari kolam pemeliharaan sebaiknya dilakukan dengan menggunakan baskom. Perpindahan dengan cara ini akan mengurangi risiko stres pada ikan. Sebaiknya, induk diletakkan dekat pintu pemasukan air, karena pada bagian tersebut oksigen yang terlarut di dalamnya masih tinggi. Padat tebar induk adalah 1 ekor ikan untuk 5 m2 kolam, dengan perbandingan jumlah jantan : betina adalah 1 : 3.

    Proses pemijahan biasanya akan berlangsung satu minggu setelah induk gurame berada di dalam kolam pemijahan. Keberhasilan pemijahan dapat diamati dengan melihat permukaan air kolam. Jika tercium bau amis yang diikuti dengan munculnya banyak minyak di permukaan air, berarti telah terjadi proses pemijahan.

    Setelah pemijahan selesai. Pengambilan sarang dilakukan secara hati-hati dengan cara memegang sisi luar bagian paling bawah sarang.

    Sarang yang telah diangkat dari kolam pemijahan dimasukkan ke dalam ember yang berisi air dan campuran Metheline Blue. Telur yang hidup biasanya berwarna kuning cerah atau bening transparan, sedangkan telur yang gagal menetas berwarna putih suram dan tidak transparan. Telur-telur yang mati harus disingkirkan supaya tidak menular ke telur yang sehat.

    Selanjutnya sarang dalam ember tersebut dibawa ke tempat penetasan. Telur akan menetas dalam kurun waktu 41 jam. Tempat penetasan sebaiknya berada di lingkungan tenang, karena telur tidak akan menetas jika sering kaget.

    Dahulu banyak petani yang menetaskan telur gurame di kolam penetasan yang sekaligus juga merupakan kolam pemijahan. Telur-telur yang telah dibuahi induk jantan akan dijaga oleh induk betina sampai menetas. Gerakan induk betina di sekitar sarang akan menyebabkan bertambahnya oksigen terlarut di dalam air, dan akan menghidupkan telur-telur yang dijaganya. Telur akan menetas menjadi larva pada hari ke 11 � 12.

    Benih yang sudah berukuran 0,5 g/ekor sudah dapat dipelihara dalam happa yang dipasang pada bak atau kolam pemeliharaan benih. Teknologi pemeliharaan dengan happa merupakan teknik untuk memacu pertumbuhan gurame sejak dini. Pemeliharaan dengan happa ini akan menghasikan benih yang bongsor dan sehat.

    Happa dibuat dengan cara mengikat kain halus pada tonggak bambu yang ditancapkan ke dasar kolam. Jumlah tonggak bambu yang dibutuhkan minimum empat buah. Jika ukuran happa cukup besar, di bagian sisi terpanjang happa perlu ditambah 2 tonggak untuk menahan happa agar tidak jatuh. Atur posisi happa agar terendam dua pertiga bagian dalam air kolam.

    Benih ditebar pada pagi atau ore hari dengan padat penebaran 75-100 ekor/m2. Selama pemeliharaan, benih diberi pakan berupa pelet halus tiga kali sehari dengan dosis 10% dari bobot tubuh per hari. Setelah dipelihara selama 3 - 4 bulan di dalam happa, benih dapat ditebar di kolam pendederan.

    Pemberian pakan dapat dimulai setelah larva dipindahkan. Pakan berupa cacing rambut (Tubifex sp.), Daphnia sp., Moina sp., atau pakan alami lainnya yang sesuai ukurannya. Benih gurame dapat dipelihara di akuarium, bak kayu yang dilapisi plastik, bak tembok atau ditebar langsung ke kolam pendederan. Pemeliharaan benih pada wadah terkontrol harus dilengkapi dengan aerasi untuk suplai oksigen dan terhindar dari kontak langsung dengan hujan. Pakan awal berupa cacing rambut, Daphnia sp., Moina sp., atau sumber protein hewani lainnya. Bahan-bahan nabati dapat mulai diberikan setelah larva berumur 36-40 hari. Sedangkan pakan buatan (pelet) dapat diberikan dengan menyesuaikan bukaan mulut ikan.Lama pemeliharaan dan benih yang dihasilkan antara lain: Benih berumur 40 hari dapat mencapai ukuran 1-2 cm (setara ukuran kuku). Benih berumur 80 hari dapat mencapai ukuran 2-4 cm (setara ukuran jempol). Benih berumur 120 hari dapat mencapai ukuran 4-6 cm (setara ukuran silet). Dan benih berumur 160 hari dapat mencapai ukuran 6-8 cm (setara ukuran korek di masyarakat).

    Demikianlah ulasan tentang pembenihan ikan gurame, telah kami sertkan juga info yang lainya untuk anda simak yaitu Usaha Budidaya Ikan Mas dan Pakan Alternatif Untuk Ikan Gurame untuk informasi tambahan sobat-sobat dalam melakukan usahanya. selamat mencoba dan salam sukses dari kami.

    Alternatif Membuat Pakan Ikan Lele

    Alternatif Membuat Pakan Lele - Berikut ini adalah seputar informasi yang kami berikan untuk anda semuanya mengenai Membuat Pakan Lele. Tentunya dalam menjalani kehidupan yang semakin moderen ini banyak sekali kebutuhan yang ingin kita penuhi, maka dengan usaha yang maksimal dan disertai doa akan terwujudnya keinginan yang kita inginkan. Informasi dibawah ini adalah sebagai penyemangat anda dalam berusaha di bidang yang anda tekuni pada saat ini, simak baik-baik apa yang kami sampaikan.

    Memelihara ikan lele itu sangat mudah sekali, karena ikan ini mempunyai ketahanan yang sangat kuat sekali. ikan jenis ini bisa hidup di air model kolam, comberan, ataupun septitenk. namun untuk memelihara ikan lele ini memerlukan pakan yang sangat banyak, kebanyakan orang yang berbisnis ikan lele ini terkendala dengan pakan. mulai sekarang banyak petani ikan lele yang membuat pakan alternatif untuk mengurangi biaya yang di keluarkan. disini saya akan sharing dari kepada kawan kawan yang hendak membuat pakan alternatif untuk ikan lele, langkah langkah berikut ini dibuat dari bahan bahan organik yang dilakukan oleh mas febri harisoman dari blognya.

    Alternatif Membuat Pakan Lele

    Alternatif Membuat Pakan Lele

    Adapun langkah langkahnya adalah sebagai berikut : 

    memanfaatkan kotoran sapi

    • siapkan enzim bakteri silanace (probiotik) sebanyak 1liter,,campur dengan 2 liter molase(tetes tebu) dan campurkan 10 liter air sampai merata biarkan sampaib 2 jam agar bakteri mulai aktif
    • siapkan bak atau kolam lele untuk mnampung kotoran sapi atau langsung mnggunakan kolam untuk pemeliharaan
    • tebarkan kotoran sapi sampai merata,untuk 1000 bibit lele memerlikan 500kg kotoran sapi
    • isi air pada bak atau kolam dengan ketinggian 10cm d atas permukaan kotoran sapi tersebut
    • masukkan cairan silanace yang sudah d buwat tadi k dalam bak
    • biarkan selama 7 hari sampai proses fermentasi sempurna
    • kemudian siramkan cairan tersebut kedalam kolam secara merata ke dalam kolam yang akan d gunakan untuk memelihara lele.jika kotoran sapi d proses langsung kedalam kolam,isi air sampai batas maksimal,kemudian tunggu samapai 3hari,setelah itu bibit ikan lele dapat d masukkan.
    Hrga silanase-25.000/ltr
    Molase 15000/liter

    Dengan menggunakan viterna poc nasa dan hormonik

    • 1 botol VITERNA + 1 botol Hormonik = 600 cc = cukup untuk campuran 150 Kg pakan apa saja. Untuk menghemat biaya pilih pakan yang paling murah, misalnya dedak / bekatul. Meski pakannya biasa-biasa aja namun jika dicampur suplemen Viterna + Hormon Organik kebutuhan protein & nutrisi sudah lebih dari mencukupi. Tidak perlu pilih-pilih pakan terapung segala, meski pakan tenggelam kalau nafsu makan ikan bagus pasti dilahap sampai habis.
    • VITERNA & HORMON ORGANIK digunakan sebagai suplemen campuran pakan ikan. Campur jadi satu wadah, 1 botol VITERNA 500 cc + 1 botol HORMONIK 100 cc. Kemudian ambil 1 tutup (10 cc) campur dengan 2,5 Kg pakan apa saja. Cukup diberikan 1 x sehari.
    • Tips & trik
    • jika ingin target hasil panen optimal, target bobot 1 Kg per ekor. Caranya campur jadi satu wadah, VITERNA + PUPUK ORGANIK CAIR (POC) NASA + HORMON ORGANIK. Campur 10 cc dengan pakan apa saja. 1 x sehari.
    • 1 botol VITERNA 500 cc+ 1 botol POC NASA 500 cc + 1 botol HORMONIK = 1.100 cc = cukup untuk 300 Kg pakan = cukup untuk sekitar 200 ekor.
    • Manfaat Viterna + Hormonik
    • Meningkatkan nafsu makan ikan, ikan tidak stress, sehat, tahan penyakit, angka kematian sangat rendah, menghasilkan daging ikan bermutu tinggi karena rendah kolesterol.
    Harga Viterna Rp 41.000/BOTOL isi 500cc
    hormonikRp26.000/btol isi 100cc(trgantung toko masing2)
    poc nasa Rp 31.000/btol okuran 500cc RP 16000 UKRAN 250CC

    Demikianlah ulasan tentang pakan lele alternatif dari bahan organik yang bisa anda coba. Baca juga info yang lainya seperti Cara Budidaya Cacing Sutra atau Pakan Alternatif Untuk Ikan Gurame sebagai sumber referensi untuk anada semuanya dalam melakukan usaha yang sedang anda tekuni, salam sukses untuk sobat semuanya.

    Cara Budidaya Ikan Mujair Nila

    Cara Budidaya Ikan Mujair Nila - Pada Kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi bagi sobat semuanya mengenai Budidaya Ikan Mujair Nila. Perhatikan informasi yang kami sampaikan dibawah ini sebagai pengetahuan anda semua dalam berbudidaya. Semoga dapat bermanfaat dan sebagai motivasi untuk anda dalam berusaha.

    Budidaya Ikan Mujair Nila
    Ikan mujair merupakan ikan yang hidup di perairan tawar, termasuk ikan yang bisa di konsumsi oleh masyarakat. ikan yang mempunyai ciri ciri badan berbentuk pipih hitam, abu-abu atau kecoklatan. ikan mujair atau nila ini sangat mudah untuk di budidayakan nanti disini akan dibahas bagaimana cara membudidayakan ikan mujair nila ini. ikan yang dinamakan mujair ini ditemukan oleh bapak mujair di muara sungai serang blitar jawa timur pada tahun 1939 yang sebenarnya ikan ini berasal dari perairan afrika. ada juga yang menulis di blog ikan mujair ini asal mulanya kalau di indonesia adalah dari palau jawa dengan pembididaya pertama adalah pak mujair sekitar tahun 1930 an dan sekarang sudah menyebar di seluruh indonesia malah sudah mendunia dengan nama yang berbeda tapi jenis yang sama yaitu mujair. tapi entah lah namanya sejarah itu berbeda beda. beda sumber beda juga tahun dan tempatnya.

    Cara Budidaya Ikan Mujair Nila

    Sebelum kita berbicara lebih lanjut mengenai cara ternak atau teknik budidaya khususnya untuk ikan mujair ini, akan lebih baik jika kita mengenal lebih jauh tentang ikan tawar yang satu ini. Ikan mujair memiliki persebaran alami di sekitar perairan Afrika. Ikan ini sendiri pertama kali ditemukan di Indonesia oleh orang yang bernama Pak Mujair maka daripada itulah ikan ini kemudian diberi nama ikan mujair. Pak Mujair sendiri menemukan ikan tawar ini pertama kali di muara Sungai Serang, di pantai selatan Blitar, Jawa Timur sekitar tahun 1939 namun sampai sekarang ternyata kehadiran ikan ini sampai ke Indonesia juga masih diselimuti misteri karena Afrika dan Indonesia nyata-nyatanya dipisahkan oleh laut yang notabene bukan jenis air yang dapat dilalui dengan begitu saja oleh ikan air tawar.

    Ada beberapa jenis ikan mujair yang sering dibudidayakan di Indonesia antara lain ikan mujair biasa, ikan mujair nila, ikan mujair merah yang sering disingkat sebagai jamerah atau mujarah, dan yang terakhir adalah ikan mujair albin. Ikan-ikan mujair yang telah disebut semuanya merupakan jenis-jenis ikan yang dapat dikonsumsi oleh manusia.

    Cara beternak dan cara budidaya ikan mujair sendiri tergolong cukup mudah karena peternak hanya memerlukan kolam sebagai tempat pemeliharaan ikan berordo Percomorphi ini. Sebelum kita beranjak ke topik mengenaiteknik beternak ikan mujair, marilah kita membahas masalah kolam terlebih dahulu. Ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan ketika ingin membuat kolam pemeliharaan salah satunya adalah jenis tanah yang akan dijadikan kolam.

    Jenis tanah yang baik untuk pembuatan kolam adalah jenis tanah liat atau tanah lempung karena jenis tanah ini dapat menahan massa air yang besar dan juga tidak cepat bocor sehingga lebih aman untuk dibuat kolam terutama untuk kolam pembesaran yang akan Anda gunakan untuk merawat ikan mujair Anda yang tinggal tunggu masa pemborokan.

    Seperti halnya dengan jenis-jenis ikan lain, ada beberapa tahap yang perlu Anda lalui sebelum akhirnya ikan mujair siap panen. Tahap pertama adalah tahap pemeliharaan induk dan tahap pemijahan. Tahap selanjutnya adalah tahap pembibitan dimana kemudian dilanjutkan dengan tahap pembenihan dimana Anda harus memelihara ikan-ikan mujair yang masih muda tersebut siap dipindahkan ke kolam pembesaran.

    Pada proses pemeliharaan bibit mujair, jika kemudian produktifitas kolam semakin menurun maka kita harus sesegera mungkin memberikan pakan tambahan agar ikan-ikan tersebut tidak cepat mati sehingga kerugian dapat dihindari.

    Dari kawan sesama blogger yang menulis di kelebihanya menjelaskan beberapa step cara budidaya ikan mujair antara lain cara membudiyakan ikan mujair yang berkesinambungan

    cara budidaya berkesinambungan ini bisa di bilang yang menguntungkan bagi petani yang mau membudidaya ikan mujair. berikut sedikit penulis memberi trik budidaya ikan mujair berkesinambungan
    • Sediakan 2 kolam 8x4 m dengan kedalaman 1.5 meter saja 
    • Beli benih sekitar 3000 bibit
    • kemudian disemaikan di satu kolam dulu
    • setelah 3 minggu kita lihat ikan apakah  mulai ada pertumbuhan.kalau ada di dipilih yang gedek-gedek diantara 3000 itu kira2 sekitar 1000 di pisahkan di kolam yang kedua.
    • Dikolam yang nomor 2 itu dikasih pakan secara teratur agar ikan gemuk.
    • kolam nomor satu juga di kasih pakan jangan di abaikan,mati lah ikan nanti kalou di abaikan. 
    • 2000 bibit di kolam yang satu itu beserkan saja di satu kolam,
    • setelah panen kolam yang kedua hasil pemisahan bibit yang pertama kira kira 8 minggu
    • lalu anda sotir balek benih yang di kolam pertama untuk di pisahkan lagi ke kolam 2,bisa di bilang kolam 1 adalah pembenihan dan kolam 2 adalah tempat pembsaran ikan.
    perlu anda ketahui pula bahwa ikan mujai sangat lah cepat proses perkembangbiakan nya jadi anda gak usah ragu dalam budidaya dengan cara berkesimnambungan seperti di atas, malah anda bisa jual tu benih pada orang lain kalau anda selalu menyisakan induknya.

    saya pikir ini adalah langkah yang praktis juga dalam berbisnis bila kita punya modal yang tinggi ,tau kenapa?
    ikan mujair bisa di pasok ke seluruh daerah di indonesia,banyak penduduk indonesia yang suka mengkonsumsi ikan mujair banyak warung makan yang sudah menyediakan menu hariannya ikan mujair,mulai dari ikan mujair goreng ,bakar dan ada juga banyak menu lainya.

    jadi potensial peminat tinggi penyediaan bahan baku juga harus tinggi,di pasaran harga ikan mujair sekarang menembus harga rata-rata bisa mencapai 20000 per kilo,bayangkan kalau dalam satu kilo cuma 5 ekor saja,berarti 1000 ekor sekali panen  dapat 200kg,200x1700=Rp.3400000,lumayan buat penghasilan per bulan kan, jadi itu tiori yang bisa penulis bagikan siapa tau ada yang minat membudidayakannya.

    Demikianlah ulasan tentang bagaimana budidaya ikan nila.Kami setakan juga informasi yang lainya yaitu Usaha Budidaya Ikan Mas dan Budidaya Ikan Nila Merah di Terpal untuk sumber pengetahuan anda seuanya, terimakasih semoga dapat membantu.

    Cara Budidaya Cacing Sutra

    Cara Budidaya Cacing Sutra - Informasi yang banyak sangat membantu bagi kita untuk melancarkan usaha yang sedang kita tekuni. Berikut ini kam memberikan informasi mengenai Budidaya Cacing Sutra untuk anda semuanya. Dengan menyimak apa yang kami berikan semoga dapat sedikit membantu apa yang sobat sedang butuhkan. Simak baik-baik informasi di bawah ini.

    Cara Budidaya Cacing Sutra
    Cacing yang banyak oleh para peternak ikan hias maupun para pembudidaya ikan ikan air tawar, cacing sutra ini sangat dibutuhkan untuk makanan benih ikan yang masih kecil kecil. cacing sutra ini merupakan cacing yang mampu hidup dengan air yang ph nya sangat rendah. misalnya seperti cumberan,limbah dapur,sungai atau pun kali cilek/ kalen. Cacing sutra sangat bermanfaat sekali untuk pertumbuan larva {anak ikan} Seperti lele, gurameh,nila,bawal,tombro dll.
    Tubifek/cacing sutra sangat cocok untuk makanan larva karena ukuranya yang sangat kecil dan mampu bertahan hidup diair selama 3hari. Disanping itu memiliki kadar protein yang sangat tinggi yaitu mencapai 70% dan kadar lemak 13% jadi sangat pas untuk kebutuhan larva.

    Cacing sutera atau cacing darah ini kebanyakan diperoleh dari sumber alam yaitu dengan memanen dari sungai atau parit. Hal ini tentu saja tidak dapat mengimbangi perkembangan kebutuhan para breeder ikan akan pakan alami tersebut. Dewasa ini permintaan ikan baik hias maupun produksi semakin melejit. Para pembudidaya ikan semakin maju dalam menerapkan teknik budidaya yang lebih modern baik secara intensif maupun ekstensif. Mereka semakin efisien dan efektif dalam manajemen budidaya ikan. Waktu panen produksi ikan diharapkan semakin cepat karena akan meningkatkan turnover produksi yang nota bene juga akan meningkatkan kocek para pembudidaya ikan. Kecepatan panen tentu saja harus diimbangi dengan penyedian pakan yang bergizi tinggi sehingga masa panen akan semakin pendek. Oleh sebab itu penyediaan pakan alami seperti cacing sutera harus berimbang dengan kebutuhan para petani ikan tersebut.

    Saat ini kebutuhan akan cacing sutera memang tidak terbatas karena banyaknya usaha budidaya perikanan. Sedangkan para penyedia cacing sutera belum bisa memenuhi sepenuhnya permintaan yang ada. Cacing sutera hasil tangkapan dari alam tidak sepanjang waktu tersedia. Cacing ini biasanya mudah dijumpai pada saat musim kemarau dimana air sungai surut. Namun pada saat musim penghujan dimana air sungai meluap, habitat cacing akan tersapu air sungai sehingga sulit diperoleh sehingga pasokannya menurun drastis. Sehingga budidaya cacing tubifex ini peluang emas yang dapat mendatangkan rejeki karena kebutuhan pasar yang tinggi, minim lahan dan minim biaya pemeliharaan.

    Cara Budidaya Cacing Sutra

    Langkah langkah untuk memulai budidaya cacing sutra sebagai berikut :

    1. persiapkan kolam
    2. persiapkan media
    3. perawatan
    Dalam persiapkan kolam perlu diperhatikan kondisi dan tempat yaitu jangan terlalu panas dan jangan terkena sinar matahari secara langsung.
    Kebutuhan sinar matahari hanya butuh 30% saja.
    Cara membuat kolam 
    -tanah digalih 5-10 cm
    -plastik/terpal dipasang dengan ukuran 50-100 cm panjang 5-15m
    -platek/penyanggah plastic
    Dalam persiapan media yang baik akan menjadikan cacing akan berkembang biak dengan baik.
    Bahan yang perlu disiapkan kotoran ayam potong,sapi,puyuh,pospat, kapur,formula,vitamin tetes tebu semua di fermentasi agar menjadi lumpur yang halus .
    Semua bahan direndam selama 4 hari dan airnya dibuang dan diisi lagi setinggi 5cm dan dibiarkan selama 10 hari air dibuang diisi air benih siap ditebar.
    Setelah itu baru diberi formula dan vitamin lagi.
    Dalam perawatan air harus mengalir/diberi sirkulasi.
    Pakan cacing sutra tidak perlu mahal hanya sederhana sekali yaitu:
    1. ampas tahu/tahunya.
    2. telur.
    3. bekatul.
    4. tetes tebu.
    Untuk ukuran pakan 1x15m cukup 4 papah tahu 2kg bekatul 2telor 2tutup tetes tebu ini untuk 3 hari.
    Untuk pertumbuhan yang bagus dalam 1x1m menghasilkan 5 glas the [untuk penebaran benih 15m membutuhkan 9 glas induk.
    Setelah itu tidakl perlu menebar benih lagi ataupun media.
    Untuk 5tahun kedepan cacing sutra akan menjadi pakan yang sangat diminati para pembudidaya ikan . Inipun saat ini pembenih ikan lele kekurangan cacing sutra untuk pakan.
    Di pati budidaya/pembenihan lele sangat banyak sekali.
    Daerah pati budidaya lele sangat banyak dan budidaya cacing sutra masih belum nampak saat ini masih mengandalkan pencarian di sungai dan got.

    Demikianlah langkah langkah budidaya cacing sutra. jangan lupa untuk membaca juga Pakan Alternatif Untuk Ikan Gurame dan Jenis Ikan Cupang dan Cara Merawatnya sebagai tambahan info dan pengetahuan bagi anda semuanya dalam berbudidaya, semoga dapat membantu sobat semua, salam sukses dari kami untuk anda semuanya.

    Usaha Budidaya Ikan Mas

    Usaha Pembesaran Budidaya Ikan Mas - Informasi yang banyak sangat membantu bagi kita untuk melancarkan usaha yang sedang kita tekuni. Berikut ini kam memberikan informasi mengenai Budidaya Ikan Mas untuk anda semuanya. Dengan menyimak apa yang kami berikan semoga dapat sedikit membantu apa yang sobat sedang butuhkan. Simak baik-baik informasi di bawah ini.

    Budidaya ikan air tawar adalah salah satu usaha yang lumayan menjanjikan, peluang usaha kecil yang kecil ini bisa menguntungkan jika kita menekuninnya. budidaya ikan mas merupakan usaha yang bisa dikatakan usaha kecil kecilan namun kalau usaha ini dikembangkan menjadi usaha yang sangat besar bisa menjanjikan sekali. karena besarnya permintaan pasar akan konsumsi daging ikan segar bisa anda manfaatkan untuk usaha sampingan anda atau bahkan anda jadikan bisnis pokok selain usaha sampingan anda. cara membudidayakan ikan mas ini tergolong tidak begitu sulit hanya membutuhkan modal yang tidak begitu besar juga. dan bisa menjadi petimbangan rencana bisnis anda. Ikan mas merupakan ikan air tawar yang banyak dibudidayakan sesuai jenisnya. Misalnya di daerah jawa barat, ikan mas majalaya menjadi yang paling populer. Sementara untuk ikan hias, ikan mas koi merupakan yang paling banyak dicari.Sementara menurut kebutuhan pembeli, ada dua jenis ternak ikan mas yaitu konsumsi dan ikan hias. untuk konsumsi, pemeliharaan cenderung lebih mudah dibandingkan ikan mas koi sebagai peliharaan atau ikan hias.


    Persyaratan Budi Daya Ikan Mas

    Di alam aslinya ikan mas hidup di perairan sungai, danau maupun genangan air lainnya yang berada pada ketinggian 150-600m dpl, dengan suhu air berkisar 20 derajat sampai 25 derajat celcius. Ikan mas termasuk hewan Omnnivora atau pemakan segala sehingga di alam makanan Ikan mas berupa daun-daunan, lumut, serangga, cacing dan lain sebagainya. Pada model budidaya ikan mas lingkungan pemeliharaan dibuat menyerupai alam aslinya.
    Model budidaya ikan mas bisa dipelihara dalam Kantong Jaring Apung, Kolam air deras, kolam tanah, kolam beton dan lain-lain tergantung ketersediaan lokasi. Makanan dalam budidaya ikan mas juga bermacam-macam mulai dari pemberian pakan alami sampai pemberian pelet buatan pabrik. Yang perlu diperhatikan adalah kualitas air pada media untuk budidaya ikan mas seperti PH air yang harus berada pada kisaran 7-8, kandungan oksigen terlarut yang cukup dan bebas dari kandungan zat kimia berbahaya.

    Cara Pemijahan Ikan Mas

    Sebelum dipijahkan ikan mas perlu diberok yaitu dipisahkan antara induk jantan dan betina selama 3 hari.
    Persiapan induk
    Kolam untuk pemijahan dikeringkan selama 5 - 7 hari agar bakteri dan parasit dapat mati. Setelah kolam menjadi kering, air dialirkan ke kolam hingga setinggi 65 cm. 
    Proses pemijahan
    Buatlah tempat bertelur ikan mas yang dibuat dari ijuk atau sabut kelapa yang tengahnya dijepit dengan dua bilah bambu, tempat telur ini disebut kakaban. Letakkan kakaban yang sudah dibuat 10 cm di bawah permukaan air.
    Kemudian masukkan induk jantan dan betina ke dalam kolam dan jangan lupa diberi makan secukupnya. Setelah terjadi perkawinan ikan mas, telur akan menempel pada kakaban (hampir sama seperti ikan gurame). 
    Pemindahan telur ikan
    Pindahkan kakaban yang sudah berisi telur ke kolam penetasan yaitu kolam segi empat dengan kondisi air cukup jernih dan dasar kolam dapat terkena sinar matahari. Setelah telur ikan mas menetas, kakaban dapat diambil dan benih ikan dipindah ke kolam pemeliharaan.

    Pembesaran Ikan Mas di Keramba Jaring Apung

    Pembesaran Ikan Mas dapat dilakukan dalam keramba Jaring Apung yang biasa dipasang di perairan umum. Pemilihan lokasi penempatan jaring dalam suatu perairan akan sangat menunjang berhasilnya proses produksi. Beberapa karakteristik perairan yang tepat antara lain adalah air bergerak dengan arus terbesar, tetapi bukan arus kuat.
    Penempatan jaring dapat dipasang sejajar dengan arah angin, badan air cukup besar dan luas sehingga dapat menjamin stabilitas kualitas air, kedalaman air minimal dapat mencapai jarak antara dasar jaring dengan dasar perairan 1,0 meter, kualitas air mendukung pertumbuhan seperti suhu perairan 270C sampai 300C, oksigen terlarut tidak kurang dari 4,0 mg/l, dan kecerahan tidak kurang dari 80 cm.
    Satu unit Keramba Jaring Apung minimal terdiri dari kantong jaring dan kerangka jaring. Dimensi unit jaring berbentuk persegi empat dengan ukuran kantong jaring 7 x 7 x 3 M3 atau 6 x 6 x 3 M3.
    Satu unit Keramba Jaring Apung terdiri empat set kantong dan satu set terdiri dari dua lapis kantong Bagian badan kantong jaring yang masuk kedalam air 2,0 sampai 2,5 meter.
    Kerangka jaring terbuat dapat dibuat dari besi atau bambu dan pelampung berupa steerofoam atau drum. Bahan kantong jaring berasal dari benang Polietilena.
    Frekuensi pemberian pakan minimal dua kali per hari. Sedangkan cara pemberian pakan agar efektif disarankan menggunakan Feeding Frame yang dapat dibuat dari waring dengan mesh size 2,0 mm berbentuk persegi empat seluas 1,0 smpai 2,0 m2. Alat ini di pasang di dalam badan air kantong jaring pada kedalaman 30 sampai 50 cm dari permukaan air.
    Dengan penebaran bibit seberat 300 kg dalam waktu 3 bulan akan menghasilkan ikan mas konsumsi 1.5 sampai 2 ton.

    Usaha Sampingan Budidaya Ikan Mas

    Membuat kolam pemeliharaan
    Buat kolam berbentuk segi empat dan seluruh dinding serta dasar kolam sebaiknya disemen. Pastikan air mengalir sepanjang waktu dengan jumlah yang cukup. Pada bagian pintu masuk dan pembuangan air dilengkapi dengan saringan kemudian dasar kolam dibuat miring ke arah pintu pembuangan.
    Pengairan kolam yang baik
    Air yang jernih dan segar dapat merangsang nafsu makan ikan mas. Kejernihan air dapat dilihat dari dalamnya sinar matahari yang masuk ke lapisan air. Semakin dalam lapisan air yang dapat ditembus maka semakin baik kualitas air tersebut.
    Penebaran benih ikan mas
    Benih ikan mas ditebarkan ke kolam pada pagi atau sore hari dimana suhu air masih rendah. Padat penebaran sekitar 1 - 2 kg tiap meter kubik air kolam.
    Pemberian makan ikan masMakanan ikan mas sebaiknya diberikan dalam bentuk pelet yang bergizi dan berguna untuk mempercepat proses pertumbuhan ikan. Pakan ikan diberikan 3 kali sehari dengan jumlah yang sama dan pemberian makan sebaiknya di dekat pintu masuk air. Jangan sampai ikan terlalu kenyang, anda bisa melihat jika 25% ikan yang mengerumuni makanan telah meniggalkan tempat makan, maka hentikan menebarkan makanan.
    Masa panen ikan masDalam waktu pemeliharaan selama 6 bulan, ikan mas sudah siap panen dengan cara penangkapan atau pengeringan kolam.
    Demikianlah ulasan tentan cara budidaya ikan mas dan usaha budidaya ikan mas, semoga artikel ini bermanfaat bagi yang membacannya, jangan lupa untuk membaca juga Cara Ternak Ikan Patin dan Cara Budidaya Ikan Kerapu sebagai tambahan info dan pengetahuan bagi anda semuanya dalam berbudidaya, semoga dapat membantu sobat semua, salam sukses dari kami untuk anda semuanya.

    Budidaya Ikan Nila Merah di Terpal

    Budidaya Ikan Nila Merah di Terpal - Pada Kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi bagi sobat semuanya mengenai Ikan Nila Merah. Perhatikan informasi yang kami sampaikan dibawah ini sebagai pengetahuan anda semua dalam berbudidaya. Semoga dapat bermanfaat dan sebagai motivasi untuk anda dalam berusaha.
    Budidaya Ikan Nila Merah di Terpal

    Kali ini kita akan barbagi artikel tentang ide budidaya ikan nila merah di kolam terpal. budidaya ikan nila merah di terpal ini juga bisa anda jadikan salah satu dari sekian banyak rencana bisnis anda. mungkin tidak hanya di terpal saja, ikan ini bisa juga kita pelihara di kolam semen ataupun kolam langsung dari tanah. kalau menurut saya untuk jenis jenis ikan apapun itu yang bagus adalah kolam yang langsung dengan tanah karena unsur unsur tanah banyak mengandung sesuatu gitu deh yang bisa mejadi sumber makanan untuk ikan. nah namun kali ini kami akan membahas budidaya ikan nila merah yang di kolam terpal ya.. dengan modal yang tidak terlalu besar bisa kita mulai usaha budidaya ikan nila merah ini nah tidak usah jauh jauh untuk memulai usaha ini, pertama tama bisa kita mula di sekitar lingkungan rumah anda. nah di bawah ini akan di sajikan bebrapa tahapan untuk memulainya, tahapan tahapan ini kami ambil dari sahat blogger kita yang sudah duluan membahasnya di farrayroom.blogspot mari kita mulai ya.., !!!

    Ide Budidaya Ikan Nila Merah di Terpal

    Langkah langkah yang harus kita lakukan yang pertama adalah membaca bismillah dan niat serta usaha keras...., hehehe..., setelah itu bisa melanjutkan ke tahapan selanjutnya...

    Pembuatan Kolam Terpal Untuk Budidaya Ikan Nila
    • Cari posisi tanah yang langsung terkena sinar matahari dan cukup luas untuk pembuatan kolam. 
    • Gali tanah sesuai dengan luas kolam yang anda inginkan dengan kedalaman 50 cm.
    • Tanah hasil galian tadi digunakan untuk tanggul di sisi kolam dan dipadatkan supaya tanggul tersebut kuat lalu permukaan tanggul diberi batako / bata merah supaya permukaannya rata.
    • Setelah penggalian selesai, selanjutnya dasar kolam diberi sekam secar merata.
    • Terpal siap dipasang dan diisi air.
    • Diatas terpal diberi batako / bata merah lagi supaya aman dan rapi. Hal ini dimaksudkan juga supaya terpal tidak gampang berubah posisi, terutama saat angin berhembus lumayan kencang.
    Persiapan Kolam
    • Pengeringan kolam.
    • Perbaikan pematang, saluran pemasukkan dan pengeluaran.
    • Pengapuran dengan ukuran 25-1000 gram/m2.
    • Pemupukan dengan pupuk kandang 500 gram/ M2, urea 15 gram/ m2 dan TSP gram/ m2.
    • Pengisian air kolam.
    • Dapat dilakukan penyemprotan dengan pestisida.
    • Untuk mencegah hewan/ ikan lain masuk, maka dapat dipasang saringan pada pintu masuk air.
    • Masukkan air sampai kedalaman 80-150 cm, kemudian tutup pintu pemasukkan dan pengeluarannya, biarkan air tergenang.
    • Penebaran Ikan Nila dilakukan setelah 5 - 7 hari pengisian air kolam.
    Menebar Benih Ikan Nila
    Setelah tahapan proses persiapan kolam terlaksana dengan baik, maka pada hari yang kelima samapai hari ketujuh setelah masa pengisian air kolam dilakukan akan dilakukan penebaran benih ikan nila. Dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah ukuran benih ikan yang disebarkan hendaknya berukuran antara 8-12 cm atau dengan ukuran berat 30 gram/ekor dengan pada tebar sekitar 5-10 ekor/m2. Pemeliharaan ikan nila dilakukan selama 6 bulan atau hingga ukuran berat ikan nila sudah mencapai 400-600 gram/ekor.
    Cara Pemberian Makan Ikan Nila
    Protein 20-30%
    Lemak 70% (maksimal.)
    Karbohidrat 63 - 73%
    Pakanyaberupa hijau-hijauan diantaranya adalah : Kaliandra, Kalikina atau kecubung, Kipat, Kihujan
    Cara Panen Ikan Nila
    Masa pemanenan ikan nila sudah dapat dilakukan setelah masa pemeliharaan 4 - 6 bulan. Ikan nila pada usia 4-6 bulan pemeliharaan akan memiliki berat yang bevariasi, yaitu antara 400-600 gram/ekor. Bila ukuran berat dari masing-masing ikan dirasa belum maksimal, maka pemanenan bisa juga dilakukan dengan sistem bertahap, dimana hanya dipilih ukuran konsumsi (pasar). Pada tahap pertama dengan menggunakan jaring dan setiap bulan berikutnya secara bertahap.
    Demikianlah ulasan tentang bisnis budidaya ikan nila merah yang bisa kita mulai dari pekarangan rumah kit dulu, semoga artikel ini bermanfaat untuk anda... Kami setakan juga informasi yang lainya yaitu Cara Ternak Ikan Patin dan Cara Lengkap Dan Mudah Budidaya Ikan Bawal untuk sumber pengetahuan anda seuanya, terimakasih semoga dapat membantu.

    Trik Dalam Memancing Di Sungai

    Trik Dalam Memancing Di Sungai - Informasi yang banyak sangat membantu bagi kita untuk melancarkan usaha yang sedang kita tekuni. Berikut ini kam memberikan informasi mengenai Memancing Di Sungai untuk anda semuanya. Dengan menyimak apa yang kami berikan semoga dapat sedikit membantu apa yang sobat sedang butuhkan. Simak baik-baik informasi di bawah ini.

    Banyak sekali yang mempunyai hobi memancing, bahkan hampir setiap akhir pekan atau bahkan setiap hari menyempatkan untuk memancing. memang memancing bisa melatih kesabaran kita, memancing juga bisa di jadikan bahana menghilangkan rasa penat atau stres karena pekerjaan. memancing adalah kegiatan rekreasi yang siapapun dapat menikmatinya selama liburan. anda tidak perlu menjadi sang master dalam memancing, ada beberapa tips dan teknik untuk memancing. sukses menikmati mancing tergantung pada trik tertentu, namun tidak selalu benar bahwa hanya seorang pemancing keahlianya dapat menangkap ikan. oleh karena itu tidak jarang bahwa pemancing yang berpengalaman pulang dengan tidak membawa apa apa atau nihil.



    Trik Memancing Di Sungai

    Memancing disungai memang mengasyikkan apalagi jika hal itu merupakan sebuah hobi yang sudah tidak bisa ditinggalkan lagi. apapun kondisinya tidak akan menghalangi niatan seseorang yang mempunyai hobi memancing untuk pergi memancing, karena bagi sebagian orang hal tersebut adalah sebuah kenikmatan yang tidak akan ada bandingannya. meskipun ikan yang didapat dari hasil memancing di sungai tersebut tidak sebesar saat memancing di laut. namun sensasi yang disarankan tidak kalah serunya ketika memancing di sungai. khususnya ketika umpan yang kita gunakan di sambar oleh ikan yang cukup besar. hahaha.. ikan kecil aja sudah terasa marem apalagi ikan yang cukup besar.
    sebelum memancing di sungai, ada baiknya anda menyimak beberapa tips berikut :
    • Gunakan sepatu boot. hal ini untuk menghindari menghindari bahaya dari binatang melata yang mungkin menyelinap di sekitar tempat berdiri. 
    • Kenakan topi pelindung. gunannya jika sungai berada di kawasan pepohonan bisa menangkal bahaya dari atas seperti ular yang menggantung di pohon atau sengatan binatang lainnya. 
    • Pastikan keamanan di lokasi, jangan sampai kita berdiri memancing di lokasi yang labil, yang membuat kita bisa terperosok ke sungai. 
    • Pilihlah lokasi yang memiliki kontur air yang jernih dan tidak terlalu dangkal. lebih baik lagi jika lokasi tersebut berupa patahan yang menyebabkan banyak cipratan air. karena di daerah tersebut banyak terdapat ikan. 

    Jenis-jenis Umpan Alami

    Jenis-jenis umpan alami antara lain: cacing, kerang, serangga, cumi-cumi, ikan, rebon, udang, lumut, dll. Semuanya bisa dalam bentuk utuh (hidup atau mati) maupun irisan/potongan.

    Pemasangan Umpan Alami

    Masukkan pipa metal yang lubangnya bisa dilewati oleh senar melaui ingsang ikan dan keluar melaui anus ikan. Lalu masukkan senar kedalam lubang pipa, kemudian keluarkan pipa dan tetap tinggalkan senar dalam badan ikan, lalu ikat ujung senar ke hook.

    Demikianlah ulasan tentang trik memancing di sungai, jangan lupa untuk membaca juga Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal dan Panduan Berbudidaya Burung Murai Batu Terlengkap sebagai tambahan info dan pengetahuan bagi anda semuanya dalam berbudidaya, semoga dapat membantu sobat semua, salam sukses dari kami untuk anda semuanya.

    Cara Ternak Ikan Patin

    Cara Ternak Ikan Patin - Cara dalam berbudidaya memberikan informasi untuk sobat semuanya yang sekiranya sedang mencari solusi bagaimana dalam menyelesaikan problema. Karena mencari informasi sangatlah penting bagi kita untuk usaha yang sedang kita lakukan agar dapat memperoleh hasil yang maksimal. Karena itu berikut adalah informasi mengenai Ikan Patin yang kami berikan untuk anda semuanya, simak baik-baik informasinya.

    Ikan patin dengan menyandang nama ilmiah Pangasius hypophthalmus masuk ke dalam golongan jenis ikan lele (catfish), habitat asli ikan patin di alam bebas, ikan yang berasal dari sungai sungai besar yang ada di kawasan pulau kalimantan, pulau sumatra, dan pulau jawa. namun ikan patin juga bisa di ternak di kolam kolam biasa. ternak ikan patin dengan kolam merupakan salah satu faktor yang penting dan harus di pelajari terlebih dahulu sebelum terjun ke lapangan. karena kalau ternak pasti di ada hasil keuntungan yang diharapkan.

    Cara Ternak Ikan Patin

    Golongan ikan ini adalah ikan yang pertumbuhannya cepat, agar pertumbuhannya lebih cepat lagi maka ikan pati lebih baik dibudidayakan di kolam yang mengalir secara teratur. 
    Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam menentukan tempat dalam budidaya ikan patin : 
    Pilihlah jenis tanah liat atau tanah lempung dan tidak berporos, karena tanah jenis ini merupakan tanah yang bagus untuk dibuat sebagai kolam tempat pemeliharaan.
    Pilihlah tanah yang mempunyai kemiringan 3 sampai dengan 5 %, supaya aliran air ke kolam bisa lebih mudah secara gravitasi.
    Jika anda mempunyai pilihan menentukan cara budidaya ikan patin dengan sistem jala apung, maka pilihlah sungai yang mempunyai arus lambat.
    Pilihlah habitat ikan patin yang mempunyai kualitas air yang bersih, usahakan air tidak begitu keruh, air juga tidak boleh tercemari dengan bahan-bahan kimia yang beracun serta tidak boleh tercemari oleh limbah dari industri atau pabrik.
    Usahakan suhu air pada kisaran 26 sampai dengan 28 derajat celcius ketika masa penetasan telur mejadi larva yang siap dimasukan akuarium. Untuk daerah yang mempunyai suhu air yang cenderung rendah maka diperlukan heater atau pemanas supaya suhu air tetap stabil dan memcapai suhu yang optimal.
    Usahakan agar anda mempunyai kolam air yang mempunyai keasaman kira-kira 6,5 sampai dengan 7.

    Memilih calon induk ikan patin

    Induk patin yang hendak di pijahkan sebaiknya dipelihara dulu secara khusus terlebih dahulu dengan pemeliharaan yang intensif. Selama pemeliharaan, induk ikan diberi makanan khusus yang mengandung protein tinggi. Selain itu, diberikan juga rucah dua kali seminggu sebanyak 10% bobot ikan induk. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat kematangan gonad.

    Ciri ciri induk patin betinaUmur harus mencapai tiga tahun.
    Ukuran berat harus 1,5�2 kg.
    Bagian perut membesar ke arah anus
    Perut terasa empuk dan halus bila di raba dengan tangan
    Kloaka membengkak dan berwarna merah ketuan tuaan
    Kulit pada bagian perut lterlihat embek dan tipis
    kalau di sekitar kloaka ditekan akan keluar beberapa butir telur yang bentuknya bundar dan besarnya seragam.
    Ciri ciri induk patin jantanUmur harus dua tahun lebih
    Ukuran berat harus 1,5�2 kg atau lbih
    Kulit perut terlihat lembek dan tipis.
    Bila diurut akan keluar cairan sperma berwarna putih bada bagian itu..
    Kel@min membengkak dan berwarna merah tua.

    Cara pembenihan ikan patin

    Cara pembenihan ikan patin sebaiknya dipilih lokasi kolam untuk peternakan yang dekat dengan sumber air dan bebas dari banjir. Untuk memudahkan sistem pengairan ke dalam kolam sebaiknya kolam dibangun pada lokasi lahan yang landai dan mempunyai kemiringan 3 sampai dengan 5 %. Hal ini bertujuan agar air mudah dan lancer mengalir ke kolam. ada 3 jenis kolah yang harus anda sediakan

    Kolam Tempat Memelihara IndukLuas kolam ditentukan oleh seberapa banyak jumlah induk dan intensitas dalam pengolahannya, misalnya untuk 100 kilogram induk sebaiknya dipelihara di dalam kolam dengan luas kira-kira 500 m2 , persyaratan memilih kolam jenis ini jika anda hanya mengandalkan sumber pakan alami ditambah dedak. Tetapi jika pakan yang akan diberikan berupa pelet maka untuk 100 kilogram induk bisa dipelihara di dalam kolam dengan luas antara 150 sampai dengan 200 m2 saja. Kolam sebaiknya mempunyai bentuk persegi panjang, dinding samping kolam bisa ditembok, tetapi untuk jenis kolam tanah sebaiknya dinding samping dilapisi anyaman bambu.
    Kolam Tempat PemijahanKolam tempat memijahkan bisa di kolam tanah atau berupa bak tembok, jumlah induk yang hendak dipijahkan memengaruhi besarnya ukuran atau luas kolam. Misalnya untuk 1 ekor induk yang mempunyai berat 3 kilogram sebaiknya ditempatkan pada kolam dengan luas 18 meter persegi yang sudah dilengkapi dengan kira-kira 18 buah ijuk.
    Kolam Tempat PendederanUntuk kolam tempat pendederan sebaiknya dibuatkan kolam berbentuk 4 persegi, buatkanlah saluran (kemalir) pada dasar kolam dan buatkan juga kubangan di daerah saluran pengeluaran. Saluran kemalir dan kubangan dibuat dengan tujuan untuk mengumpulkan benih pada saat panen tiba.
    Perawatan larva ikan patin
    Benih ikan patin yang berumur 1 hari dipindahkan ke dalam akuarium atau bak berukuran 80 cm x 45 cm x 45 cm, bisa dalam ukuran yang lain.
    Setiap akuarium atau bak diisi dengan air sumur bor yang telah diaerasi. Kepadatan penebaran ikan adalah 500 ekor per akuarium.
    Aerator ditempatkan pada setiap akuarium agar keperluan oksigen untuk benih dapat tercukupi.
    Untuk menjaga kestabilan suhu ruangan dan suhu air digunakan heater atau dapat menggunakan kompor untuk menghemat dana.
    Benih umur sehari belum perlu diberi makan tambahan dari luar karena masih mempunyai cadangan makanan berupa yolk sac atau kuning telur.
    Pada hari ketiga, benih ikan diberi makanan tambahan berupa emulsi kuning telur ayam yang direbus. Selanjutnya berangsur-angsur diganti dengan makanan hidup berupa Moina cyprinacea atau yang biasa dikenal dengan kutu air dan jentik nyamuk. 

    Kualitas air dan kolam ikan patin
    Kualitas air ikan patin yang kurang baik bisa mengakibatkan ikan gampang diserang penyakit, penyeleksian kualitas air  meliputi 2 sifat yaitu sifat air secara fisika dan sifat air secara kimiawi.
    Sifat air secara fisika terdiri dari faktor suhu, kekeruhan air, dan warna air. Sedangkan sifat air secara kimiawi terdiri dari faktor besarnya kecilnya kandungan oksigen (O2), kandungan karbondioksida (CO2), nilai pH serta zat-zat atau limbah beracun. Ikan patin dikategorikan golongan ikan yang sanggup bertahan hidup jika terjadi kekurangan kandungan oksigen dalam kolam atau air. Kriteria air yang bagus yang diperlukan dalam cara budidaya ikan patin setidaknya mengandung oksigen sebesar 4 milligram/liter air. Sedangkan besarnya kandungan karbondioksida harus kurang dari 5 milligram/liter air.
    Kedalaman air mempengaruhi kualitas air dan jumlah plankton.

    • Kedalaman air 1 � 25 centimeter � air keruh, banyaknya partikel tanah.
    • Kedalaman air 25 � 50 centimeter �optimal, plankton cukup.
    • Kedalaman air 50  centimeter � air jernih, plankton sedikit.

    Untuk merangsang dan meningkatkan produktifitas makanan alami sebanyak-banyaknya maka kolam pembesaran perlu dikasih pupuk. Pupuk bisa berupa jenis pupuk kandang atau jenis pupuk hijau dengan besaran dosis 50 sampai dengan 700 gram per meter persegi.

    Masa Panen Ikan Patin

    Metode penangkapan pada masa panen ikan patin dengan memakai sistim jala apung sering menyebabkan ikan menjadi luka-luka. Sebaiknya memulai pekerjaan penankapan ikan terlebih dahulu dilakukan di daerah hilir kemudian secara perlahan maju ke daerah hulu. Jika anda menggunakan kere doronglah kawanan ikan patin sehingga mereka terpojok di daerah hulu, metode penangkapan seperti ini lebih baik dan menguntungkan sebab kawanan ikan patin tetap memperoleh air segar untuk menghindari kematian pada ikan.
    Ikan patin yang dibudidayakan di dalam hampang dalam kurun waktu 6 bulanan sudah bisa dipanen, benih yang mempunyai berat 8 sampai dengan 12 gram/ekor ketika pada awal waktu ditebarkan di kolam, beratnya akan mencapai kira-kira 600 sampai dengan 700 gram/ekor ketika menginjak umur 6 bulan.

    Demikianlah ulasan tentang cara ternak ikan patin, telah kami sertkan juga info yang lainya untuk anda simak yaitu Cara Budidaya Ikan Kerapu dan Panduan Lengkap Cara Berbudidaya Ikan Lele untuk informasi tambahan sobat-sobat dalam melakukan usahanya. selamat mencoba dan salam sukses dari kami.

    Cara Budidaya Ikan Kerapu

    Cara Budidaya Ikan Kerapu - Pada Kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi bagi sobat semuanya mengenai Ikan Kerapu. Perhatikan informasi yang kami sampaikan dibawah ini sebagai pengetahuan anda semua dalam berbudidaya. Semoga dapat bermanfaat dan sebagai motivasi untuk anda dalam berusaha.



    Ikan kerapu nama latinya Epinephelus yang umumnya di kenal dengan istilah group dan merupakan salah satu komoditas perikanan yang mempunyai peluang baik dipasarkan domestik ataupun pasar internasional. selain peluang yang baik hargannya pun cukup lumayan tinggi. Budidaya ikan kerapu ini berpotensi menguntungkan sekali karena pertumbuhannya cepat dan dapat di produksi massal untuk melayani permintaan pasar ikan kerapu dalam keadaan hidup, karena lebih menjanjikan penjualan ikan segar. cara membudidayakan ikan kerapu merupakan teknik yang harus dipelajari terlebih dahulu sebelum terjun ke lapangan. di bawah ini kami akan membahas bagaimana cara budidaya ikan kerapu agar menguntungkan yang kami ambil dari beberapa referensi website yang telah membahas tentang budidaya ikan kerapu tersebut.

    Cara Budidaya Ikan Kerapu

    Sebelum kita mulai membudidayakn ikan kerapu harus kita ketahui dahulu metode yang digunakan dalam budidaya ini adalah manipulasi lingkungan. untuk merangsang terjadinnya perkawinan antara jantan dengan induk betina matang kelamin digunakan metode manipulasi lingkungan di bak yang terkontrol. teknik pemijahan dengan manipulasi lingkunan ini telah dikembangkan berdasarkan pemijahan ikan kerapu di alam, yaitu dengan rangsangan atau kejutan faktor faktor lingkungan seperti suhu, kadar garam, kedalaman air dan masih banyak faktor yang mendukung. dalam pemijahan ikan kerapu ini mengikuti fase perederan bulan pada saat bulan terang atau bulan gelap. 

    Pemilihan Induk Ikan kerapu

    Induk ikan kerapu yang di pijahkan dipelihara di laut dalam kurungan apung dengan padat penebaran induk 7,5 - 10 kg/m 3. pakan yang diberikan berupa ikan rucah segar berkadar lemak rendah. diluar pemijahan ikan, takaran pakan yang diberikan sebesar 3-5% dari total berat badan ikan per hari. sedangkan pada musim pemijahan diturunkan menjadi 1% disamping itu diberikan pula vitamin E dengan dosis 10-15 mg per ekor dalam seminggu. 

    Pemijahan Ikan Kerapu

    Induk kerapu matang kelamin dipindahkan ke bak pemijahan yang sebelumnya telah diisi air laut bersih dengan ketingian 1,5 m dan salinitas + 32 �. Manipulasi lingkungan dilakukan menjelang bulan gelap yaitu dengan cara menaikkan dan menurunkan permukaan/tinggi air setiap hari. Mulai jam 09.00 sampai jam 14.00 permukaan air diturunkan sampai kedalaman 40 cm dari dasar bak. Setelah jam 14.00 permukaan air dikembangkan ke posisi semula (tinggi air 1,5 m). Perlakuan ini dilakukan terus menerus sampai induk memijah secara alami. Rangsangan hormonal induk kerapu matang kelamin di suntik dengan hormon Human Chorionic Gonadotropin (HGG) dan Puberogen untuk merangsang terjadinya pemijahan. Takaran hormon yang diberikan adalah :
    HGG 1.000 - 2.000 IU/kg induk  Puberogen 150 - 225 RU/kg induk Pengamatan pemijahan ikan dilakukan setiap hari setelah senja sampai malam hari. Pemijahan umumnya terjadi pada malam hari antara jam 22.00 - 24.00 WIB. Diduga musim pemijahannya terjadi 2 kali bulan Juni -September dan bulan Nopember - Januari. Bila diketahui telah terjadi pemijahan, telur segera dipanen dan dipindahkan ke bak penetasan.bak pemeliharaan larva.

    Penetasan Telur Ikan Kerapu

    Bak yang dipergunakan untuk penetasan telur sekaligus juga merupakan bak pemeliharaan larva, terbuat dari beton, berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran 4 x 1 x 1 m� . Tiga hari sebelum bak penetasan/bak pemeliharaan larva digunakan, perlu dipersiapkan dahulu dengan cara dibersihkan dan dicuci hamakan memakai larutan chlorine (Na OCI) 50 - 100 ppm. Setelah itu dinetralkan dengan penambahan larutan Natrium thiosulfat sampai bau yang ditimbulkan oleh chlorine hilang. Air laut dengan kadar garam 32 � dimasukkan ke dalam bak, satu hari sebelum larva dimasukkan dengan maksud agar suhu badan stabil berkisar antara 27 - 28�C. Telur hasil pemijahan dikumpulkan dengan sistim air mengalir. Telur yang dibuahi akan mengapung dipermukaan air dan berwarna jernih (transparan). Sebelum telur ditetaskan perlu direndam dalam larutan 1 - 5 ppm acriflavin untuk mencegah serang bakteri. Padat penebaran telur di Bak Penetasan berkisar 20 - 60 butir/liter air media. Ke dalam bak penetasan perlu ditambahkan Chlorella sp sebanyak 50.000 -100.000 sel/ml untuk menjaga kualitas air. Telur akan menetas dalam waktu 18 - 22 jam setelah pemijahan pada suhu 27 - 28�C dan kadar garam 30 - 32 �.


    Pemeliharaan Larva Ikan Kerapu

    Larva kerapu yang baru menetas mempunyai cadangan makanan berupa kuning telur. Pakan ini akan dimanfaatkan sampai hari ke 2 (D2) setelah menetas dan selama kurun waktu tersebut larva tidak memerlukan dari luar. Umur 3 hari (D3) kuning telur mulai terserap habis, perlu segera diberi pakan dari luar berupa Rotifera Brachionus Plicatilis dengan kepadatan 1 - 3 ekor/ml. Disamping itu ditambahkan pula Phytoplankton chlorella sp dengan kepadatan antara 5.10 - 10 sel/ml. Pemberian pakan ini sampai larva berumur 16 hari (D16) dengan penambahan secara bertahap hingga mencapai kepadatan 5 - 10 ekor/ml plytoplankton 10 - 2.10 sel/ml media. Pada hari kesembilan (D9) mulai diberi pakan naupli artemia yang baru menetas dengan kepadatan 0,25 - 0,75 ekor/ml media. Pemberian pakan naupli artemia ini dilakukan sampai larva berumur 25 hari (D25) dengan peningkatan kepadatan hingga mencapai 2 - 5 ekor/ml media. Disamping itu pada hari ke tujuh belas (D17) larva mulai diberi pakan Artemia yang telah berumur 1 hari, kemudian secara bertahap pakan yang diberikan diubah dari Artemia umur 1 hari ke Artemia setengah dewasa dan akhirnya dewasa sampai larva berumur 50 hari. Skema jenis dan pemberian pakan larve kerapu dapat dilihat pada Gambar 3. Pemberian pakan dengan cincangan daging ikan mulai dicoba pada saat metamorfosa larva sempurna menjadi benih ikan kerapu.

    Larva yang baru menetas terlihat transparan, melayang-melayang dan gerakannya tidak aktif serta tampak kuning telur dan oil globulenya. Larva akan berubah bentuk menyerupai kerapu dewasa setelah berumur 31 hari.

    Adapun perkembangan larva kerapu dari umur 1 hari (D1) sampai umur 31 hari (D31) dapat dilihat pada tabel di bawah ini. 

    Hari ke
    Tahap Perkembangan
    Panjang (mm)
    D1
    Larva baru menetas transparan, melayang dan tidak aktif.
    1,89 - 2,11
    D3
    Timbul bintik hitam di kepala dan pangkal perut.
    2,14 - 2,44
    D7-8
    Timbul calon sirip punggung yang keras dan panjang.
    7,98 - 8,96
    D9-11
    Timbul calon sirip punggung yang keras dan panjang.
    15,88 - 17,24
    D15-17
    Duri memutih, bagian ujung agak kehitaman
    17,2 - 18,6
    D23-26
    Sebagian duri mengalami reformasi dan patah, pada bagian ujung tumbuh sirip awal lunak
    20,31 - 22,64
    D29-31
    Sebagian larva yang pertumbuhannya capat telah berubah menjadi burayak (juvenil), bentuk dan warnanya telah menyerupai ikan dewasa.
    22,40 - 23,42

    Masa kritis kedua dijumpai pada waktu larva berumur 8 hari (D8) memasuki umur 9 hari (D9), dimana pada saat itu mulai terjadi perubahan bentuk tubuh yang sangat panjang dan spesifik, sampai pada hari ke 20 (D20) larva berkembang dengan baik dan belum menunjukkan adanya tanda-tanda kematian, akan tetapi memasuki hari ke 22 (D22), 23 (D23) sebagian dari larva baik yan masih kecil maupun yang sudah besar mulai nampak adanya kematian. Diawali dengan adanya gerakan memutar (whirling) yang tidak terkendali kemudian terbalik lalu mati. Pada kasus tersebut diupayakan dengan cara merubah pakan Artemia dengan kandungan W3 HUFA yang lebih tingi. Dari kasus ini tentunya dapat diajukan suatu hepotesa sementara bahwa kurannya unsur tertentu pada larva kerapu dalam waktu yang cukup lama akan mempengaruhi kondisi fisik dan kelangsungan hidup larva.

    Pengolahan Kualitas Air

    Bak penetasan telur yang sekaligus merupakan bak pemeliharaan larva perlu dijaga kualitas airnya dengan penambahan phytoplankton Chlorella, dengan kepadatan 5.10 3 - 10 4 sel/ml. Phytoplankton akan meminimalisir pembusukkan yang ditimbulkan oleh telur yang tidak menetas dan sisa cangkang telur yang ditinggalkan. Pembersihan dasar bak dengan cara penyiponan dilakukan pada hari pertama dengan maksud untuk membuang sisa-sisa telur yang tidak menetas dan cangkang telur. Penggantian air dilaksanakan pertama kali pada saat larva berumur 6 hari (D6) yaitu sebanyak 5 - 10%. Penggantian air dilakukan setiap hari dan dengan bertambahnya umur larva, maka volume air yang perlu diganti juga semakin banyak. Pada saat larva telah berumur 30 hari (D30) pengganti air dilakukan sebanyak 20% dan bila larva telah berumur 40 hari (D40) air yang diganti sebanyak 40%. Prosentase pengantian air selama pemeliharaan larve kerapu dapat dilihat pada gambar 4.

    Demikianlah ulasan tentang cara budidaya ikan kerapu yang bisa menjadi bahan untuk menambah ilmu pengetahuan anda dalam budidaya ikan kerapu. Baca juga info yang lainya seperti Cara Lengkap Dan Mudah Budidaya Ikan Bawal atau Panduan Lengkap Dalam Berbudidaya Ikan Mujair sebagai sumber referensi untuk anada semuanya dalam melakukan usaha yang sedang anda tekuni, salam sukses untuk sobat semuanya.