Panduan Budidaya Ternak Lebah Madu

Panduan Budidaya Ternak Lebah Madu - Informasi yang banyak sangat membantu bagi kita untuk melancarkan usaha yang sedang kita tekuni. Berikut ini kam memberikan informasi mengenai Lebah Madu untuk anda semuanya. Dengan menyimak apa yang kami berikan semoga dapat sedikit membantu apa yang sobat sedang butuhkan. Simak baik-baik informasi di bawah ini.

Panduan Budidaya Ternak Lebah Madu


Lebah atau bahasa yang lebih bersahabat di kampung saya adalah Tawon, lebah model jenis ini dapat menghasilkan madu yang sangat banyak sekali, namun lebah ini tergantung dari musim. beberapa jenis lebah  madu yang layak dibudidayakan. Di antaranya, lebah dari jenis lebah hutan (Apis dorsata), lebah lokal (Apis cerana), dan lebah unggul (Apis mellifera). Lebah unggul, sesuai namanya, yang paling disenangi pasar. Jenis ini lebih produktif dibandingkan lebah lokal, juga lebih jinak. Racun pada sengatnya sangat cocok untuk pengobatan berbagai penyakit. Lebah yang dibudidayakan oleh kebanyakan peternak di dunia ini, awalnya, berasal dari daratan Eropa.

CARA TERNAK LEBAH MADU YANG ALAMI

Modal yang diperlukan dalam beternak lebah madu adalah pengetahuan dasar dalam beternak lebah madu. Adapun investasi modal tetap yang diperlukan dalam kegiatan budidaya lebah madu selama beberapa periode pemanenan adalah alat-alat produksi dan koloni lebah madu minimal 40 kotak--idealnya adalah 100 kotak koloni lebah madu.

Pemilihan bibit lebah madu jenis unggul

Ciri-ciri bibit lebah madu kualitas super:
1. Mempunyai ratu lebah yang, secara fisik, bagus dan berusia antara 3 bulan sampai 1 tahun.
2. Jumlah dan kualitas telur, yang dihasilkan ratu lebah, banyak.
3. Hasil panen lebih banyak, baik hasil madu, bee pollen, royal jelly, dan propolis.
4. Larva lebah yang dihasilkan lebih segar.
5. Lebah biasanya lebih agresif.


Memperbanyak koloni lebah madu

Dalam beternak lebah madu agar menghasilkan keuntungan yang optimal, seorang peternak lebah madu harus mempunyai--minimal--100 kotak koloni lebah madu.

Langkah-langkah untuk meningkatkan jumlah koloni lebah madu adalah sebagai berikut.

  • Gembalakan lebah madu pada lokasi yang di sana tersedia pakan cukup banyak. Dengan tersedianya pakan yang cukup maka ratu lebah akan lebih banyak menghasilkan telur dan lebah pekerja juga lebih giat membuat sarang baru.
  • Menyiapkan calon ratu lebah madu untuk ditempatkan dalam koloni lebah madu yang baru.
  • Memisahkan koloni lebah madu yang sudah padat ke dalam kotak koloni lebah madu yang baru, dan menempatkan calon ratu lebah baru atau ratu lain yang sudah jadi.

Membuat calon ratu lebah

  • Ambil larva lebah madu yang baru menetas; usia 1 hari.
  • Masukan ke dalam satu potong frame royal jelly.
  • Frame royal jelly yang sudah terisi larva lebah madu ditempatkan pada kotak super (kotak lebah madu yang berisi koloni lebah madu, minimal 2 tingkat).
  • Sekat/pisahkan kotak super lebah madu tersebut, ratu lebah berada di kotak bawah, dan frame royal jelly calon ratu lebah madu ditempatkan pada kotak atasnya. Dengan demikian, ratu lebah madu tidak bisa mendekati calon ratu lebah madu.
  • Diamkan selama 11 hari sampai calon ratu lebah menjadi kepompong.
  • Setelah sebelas hari, calon ratu lebah dipindahkan ke kotak lebah yang besisi koloni lebah tanpa ada ratunya.
  • Setelah 13 hari, calon ratu lebah keluar kepompong dan langsung diangkat menjadi ratu lebah oleh koloni lebah tersebut
  • Biasanya, setelah seminggu, ratu lebah siap untuk kawin dan mengembangkan koloni lebah yang baru di tempat tersebut.

Peralatan beternak lebah madu

  1. Kotak lebah, yang merupakan tempat koloni lebah madu, terbuat dari kayu suren atau mahoni
  2. Alat pengasap untuk menjinakan lebah madu yang agresif
  3. Masker pelindung serangan lebah madu
  4. Pengungkit sisiran
  5. Sikat sisiran lebah madu
  6. Sisiran yang terbuat dari rangka kayu dan di tengahnya diberi kawat sebagai penahan landasan sarang lebah madu
  7. Pollen trap untuk panen bee pollen
  8. Frame royal jelly untuk panen royal jelly dan membuat calon ratu lebah
  9. Ekstraktor untuk panen madu.

Penggembalaan lebah madu

Antara bulan Mei hingga September adalah masa peternak lebah menggembalakan lebah madunya ke perkebunan-perkebunan yang menyediakan pakan lebah madu cukup banyak.
Peternak lebah madu di pulau Jawa, umumnya, menggembalakan lebah madu ke perkebunan karet, kapuk, rambutan, lengkeng, mangga, kopi, dan duwet, sehingga dihasilkan madu berdasarkan spesifikasi jenis bunga.
Antara bulan Mei hinga September inilah saat peternak lebah madu menikmati "manisnya" pendapatan dari hasil lebah madu, seperti: madu dari berbagai jenis bunga, bee pollen, dan royal jelly.
Setelah bulan September, peternak lebah madu mengalami masa paceklik, karena musim madu telah lewat. Untuk menutupi biaya perawatan lebah madu, umumnya, peternak menggembalakan lebahnya ke perkebunan jagung. Di sini, peternak lebah madu dapat menghasilkan bee pollen jagung dan royal jelly.

Hama Lebah Madu

  • Hama yg sering mengganggu lebah antara lain:
  • Burung, sebagai hewan yg juga pemakan serangga menjadikan Lebah sebagai salah satu makanannya.
  • Kadal & Katak, gangguan yg ditimbulkan sama dgn yg dilakukan oleh burung.
  • Semut, membangun sarang dlm stup & merampas makanan Lebah.
  • Kupu-kupu, telur kupu-kupu yg menetas dlm sisiran menjadi ulat yg dapat merusak sisiran.
  • Tikus, merampas madu & merusak sisiran.

Panduan Budidaya Ternak Lebah Madu telah anda simak, Kami setakan juga informasi yang lainya yaitu Panduan Cara Budidaya Jangkrik dan Cara Menetaskan Telur Bebek Dengan Cepat dan Benar untuk sumber pengetahuan anda seuanya, terimakasih semoga dapat membantu.

Panduan Cara Budidaya Jangkrik

Cara dalam berbudidaya memberikan informasi untuk sobat semuanya yang sekiranya sedang mencari solusi bagaimana dalam menyelesaikan problema. Karena mencari informasi sangatlah penting bagi kita untuk usaha yang sedang kita lakukan agar dapat memperoleh hasil yang maksimal. Karena itu berikut adalah informasi mengenai Budidaya Jangkrik yang kami berikan untuk anda semuanya, simak baik-baik informasinya.

Panduan Cara Budidaya Jangkrik


Urutan langkah-langkah untuk memulai Beternak Jangkrik dapat anda lihat dibawah ini:

  • Menentukan lokasi Kandang Jangkrik yang tepat
  • Pembuatan kandang ternak jangkrik/rumah tempat memelihara jangkrik
  • Membuat kotak pemeliharaan/BOX
  • Membuat penutup box
  • Mempersiapkan media hidup jangkrik berupa tre bekas wadah telur
  • Pakan utama berupa voor/konsentrat ayam pokhpan 511(recomended) yang dihaluskan
  • Pakan pendukung untuk masa awal berupa pepaya muda, gambas, sawi putih(sedikit). nb.pakan dapat ditambah dengan kedebog pisang, daun pepaya, daun singkong,daun pisang, pohon pepaya setelah umur 10 hr keatas(makanan recomended)
  • Terakhir untuk tambahan diusahakan makanan diatas ada untuk mendapatan hasil yang bagus, selanjutnya tinggal menunggu panen.

Panduan Cara Budidaya Jangkrik


1. Dimulai Dengan Menentukan Lokasi Kandang Jangkrik Yang tepat:

Untuk Beternak jangkrik memang sebaiknya memilih lokasi dan model kandang jangkrik yang sesuai dengan kriteria lingkungan hidup jangkrik, karena seperti yang kita ketahui Jangkrik bisa dibilang hewan musiman bukan berarti hanya ada pada musim tertentu namun ini lebih pada kehidupan/populasi normal hanya saat-saat musim tertentu. Misalnya saja jangkrik banyak hidup diarea persawahan dimana tanah kering dan udara panas tepatnya menjelang musim penghujan Populasi Jangkrik meningkat tajam namun juga tidak semua area disinggahi oleh populasi jangkrik ini. Misalnya saja dari sekitar 100 petak sawah hanya sekitar 12-15 petak saja yang banyak terdapat Jangkrik sedangkan lainya sangat jarang bahkan hampir tidak ada. Ini juga dapat menjadi pelajaran bahwa jangkrik memilih lokasi yang cocok untuk hidupnya, jika lokasi kurang sesuai maka akan ditinggalkan atau tidak dapat bertahan walaupun lokasi masih dalam satu area.

Hal ini juga berlaku pada kegiatan Budidaya Ternak Jangkrik, beda tempat beda juga hasilnya walaupun pada area yang sama. Jadi kita harus jeli sebagai Peternak Jangkrik harus paham betul mengenai lingkungan hidup yang baik bagi Jangkrik jika lokasi yang kita punya seperti ini maka seperti apa kita harus mengatur kandangnya! Intinya tetap pada pemilihan lokasi/mengatur lokasi yang kurang sesuai menjadi lokasi yang disukai oleh jangkrik. Jika Jangkrik adalah hewan musiman maka desain Kandang Jangkrik dibuat agar suhu lingkungan seperti pada musim Jangkrik di alam bebas. Sehingga kegiatan Budidaya dapat dijalankan sepanjang tahun dan sepanjang masa tanpa mengenal musim yang silih berganti. Ini adalah PR yang sulit untuk di adaptasi karena kita akan melawan kehendak alam, namun untuk keberhasilan Budidaya Jangkrik PDF semua dapat diatur! Jadi jangan takut menjadi Pembudidaya Jangkrik meskipun masih pemula.

Syarat Lingkungan Hidup Jangkrik Dan Pemilihan Lokasi Yang Tepat:

  1. Lokasi pemeliharaan sebaiknya harus tenang, sunyi dan teduh serta mendapat sirkulasi udara yang baik untuk penyesuaian suhu ruangan.
  2. Carilah Lokasi jauh dari keramaian atau sumber kebisingan seperti pasar, jalan raya, dan lain-lain.
  3. Lokasi sebaiknya juga jauh dari kegiatan manusia seperti lalu lalang orang lewat dan yang tidak berhubungan dengan kegiatan budidaya.
  4. Ruangan tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung.
  5. Sebaiknya jauh dari pepohonan agar dapat menyerap panas matahari secara bebas.
  6. Jauh dari kandang ayam atau hewan lain yang mengganggu.
  7. Usahakan menghindari lokasi yang banyak predator seperti semut, cicak, tokek, dan tikus namun hal ini masih dapat diminimalisir.

Jika beberapa syarat lokasi seperti diatas sudah didapat maka anda kini sudah mulai satu langkah untuk menjalankan Bisnis Budidaya Jangkrik. Selanjutnya anda tinggal membuat kandang/rumah bagi si jangkrik nantinya. Berikut adalah Cara Membuat Kandang Jangkrik Lengkap.

2. Selanjutnya Membuat Kandang Jangkrik/Rumah Tempat Memelihara Jangkrik

cara membuat kandang jangkrik benar baik dan bagus adalah dengan membangun sebuah gubuk yang luasnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan lengkap dan sederhana, namun jika anda memiliki lokasi yang kosong misalnya saja teras rumah, dapur belakang yang agak luas ataupun kamar/ruangan kosong juga dapat anda jadikan tempat penangkaran jangkrik asalkan tidak lembab atau kemasukan air/kebanjiran saat hujan. Nah untuk kandang pembesaran jangkrikyang dibangun seperti gubuk sendiri dapat berupa konstruksi tembok semi batako dengan asbes atau hanya menggunakan bethek bambu/anyaman bambu yang diberi terpal plastik dibagian luarnya. Tujuanya adalah untuk menjaga suhu ruangan agar tetap hangat walaupun saat hujan. Meskipun tidak kokoh namun yang terpenting rapat dan terhindar dari angin masuk, karena angin dapat mempengaruhi kehidupan Jangkrik yang dipelihara. Jadi intinya kandang jangkrik yang baik berada didalam ruangan yang tertutup bebas dari hembusan angin luar. Namun jika tidak ada lokasi yang sesuai anda juga dapat membuat Kandang Jangkrik Sederhana yang penting suhu ruangan cocok untuk memelihara jangkrik. Jadi masalah Ukuran Kandang Jangkrik tidak menjadi masalah disini.

Spesifikasi Kandang Jangkrik Ideal/Gubuk :

  1. Lantai dasar cukup tanah biasa tidak harus dilapisi semen cor asalkan kering dan tidak terlalu lembab.
  2. Lantai diusahakan tinggi untuk menjaga kelembaban terutama disaat musim hujan.
  3. Tembok semi batako, yaitu 1,5 meter batako dan pada bagian atasnya asbes dan angin2.
  4. Atau tembok berupa asbes bagian atas bethek bambu untuk angin2.
  5. Tembok juga dapat berupa bethek bambu dan pada bagian luar diberi plastik terpal sebagai penutup untuk menjaga suhu lingkungan.
  6. Atap berupa asbes karena dengan asbes suhu lingkungan akan lebih stabil dan tetap hangat walaupun saat hujan.
  7. Tinggi atap miring 2,5m - 3,5/4m jangan terlalu tinggi agar ruangan tetap hangat tidak terlalu banyak angin yang masuk.
  8. Selanjutnya kandang dapat diatur sesuai rancangan masing2 peternak! namun usahakan kriteria seperti yang diatas untuk memedahkan dalam beradaptasi saat pergantian musim.

3. Mempersiapkan / Cara Membuat Kandang Jangkrik

Model Kandang Jangkrik / BOX terbuat dari triplek/plywood yang dirancang seperti peti namun diberi kaki-kaki untuk menghindari semut. Nantinya pada kaki-kaki tersebut diberi wadah berupa botol aqua yang dipotong dan diisi dengan oli bekas sebagai penghalang semut dan predator naik kekandang. Kenapa harus oli bekas? karena oli bekas dapat didapat secara gratis tanpa perlu biaya tambahan dan anda dapat mencarinya di bengkel motor/mobil terdekat dari kediaman anda. Oli bekas ini berfungsi sebagai pembunuh predator yang hendak masuk dan terjebur kedalamnya. Kalau pakai air tidak menjamin jika semut yang terperangkap mati didalamnya kadang berenang dan naik keatas kandang. Namun ada juga Kandang Jangkrik Dari Kardus dan cara ini mrupakan jenis Kandang Jangkrik Baru yang belum pernah saya coba, karena secara logika wadah Pakan Jangkrik yang terbuat dari kardus saja dapat dihabiskan tanpa sisa bersama makanan yang diatasnya.

Cara Buat Kandang Jangkrik dimulai dengan mencari bahan baku berupa:

  1. Kayu reng/kayu untuk memasang genting yang diapasang diatas pasak. Kayu ini dipakai untuk rangka box/kandang pemeliharaan jangkrik.
  2. Triplex/plywood yang nanti dipakai untuk tembok atau dinding dan alas kandang/box
  3. Paku yang dipakai untuk merakit reng dan triplex menjadi box/kandang jangkrik.
  4. Semen putih/mill yang dipakai untuk melumuri dinding kandang.
  5. Lakban coklat yang dipakai untuk pembatas dibagian atas kandang agar jangkrik tidak dapat kabur.
  6. Waring/jaring ikan dipakai untuk penutup bagian atas supaya predator seperti ngengat dan tokek dan cecak tidak masuk kedalam kandang saat keadaan terbuka.
  7. Bambu yang digunakan untuk bahan pembuat tutup kandang yang dipadukan dengan terpal plastik.
  8. Terpal plastik untuk penutup kandang, Model Kandang Ternak Jangkrik ini yang menjadi standart di tempat kami.

Setelah semua bahan diatas sudah ada maka saatnya untuk membuat kandang/box untuk memelihara jangkrik.Disini kami tidak akan membahas bagaimana untuk membuat kandang secara mendetail karena kami anggap anda sudah bisa membuatya.

5. Media Untuk Tempat Hidup Dalam Kandang Jangkrik

Selain kandang untuk pemeliharaan berupa kotak yang terbuat dari tripleks perlengkapan lain yang dibutuhkan untuk budidaya jangkrik adalah media tempat hidup jangkrik itu sendiri yaitu TRE bekas wadah telur ayam yang terbuat dari bahan semacam kertas karton. Tre berfungsi sebagai tempat merambat dan bersembunyi jangkrik layaknya hidup dialam bebas. Tre ditata didalam kotak pemeliharaan / BOX dengan cara ditumpuk antar kaki-kakinya agar terbentuk ruang antar tre yang nantinya menjadi ruang hidup jangkrik mulai dari menetas hingga panen.

Cara menata tre dalam kandang jangkrik

Pertama yang harus dilakukan adalah mendapatkan tre bekas itu sendiri. Kenapa harus memakai tre bekas? ini untuk menghemat biaya karena jika membeli yang baru maka biaya yang anda keluarkan akan menjadi sangat banyak. Untuk menekan biaya Beternak Jangkrik maka alternatif yang baik adalah tre bekas telur ayam.

Selanjutnya tre yang telah anda dapatkan dijemur diatas terik matahari yang cukup minimal 6 jam jika sedang terik, gunanya untuk memudahkan dalam membersihkan kotoran dan debu yang menempel. Setelah selesai dijemur selanjutnya tre dipukul-pukulkan untuk merontokan kotoran dan debu, dan untuk kotoran yang menempel kuat dapat dibersihkan dengan sikat gigi bekas. Pekrjaan ini wajib anda lakukan sebelum tre anda pasang dengan alasan kesehatan jangkrik.

Setelah tre siap kini saatnya anda menata tre dalam kandang. Dimulai dengan menata satu tingkat merata secukupnya, jika salah satu sisi tidak muat sebaiknya dikosongkan saja sementara. Lalu untuk tumpukan tre kedua ditata berlawanan agar tre tidak menyatu, jadi didalam terbentuk rongga yang nantinya digunakan jangkrik untuk bersembunyi layaknya dialam liar. Untuk tempat yang kosong tadi dapat anda beri tre yang agak jelek ditekuk dan ditata ditempat yang kosong tadi. Sebaiknya anda sesuaikan dengan kondisi yang terbaik

Panduan Cara Budidaya Jangkrik - Kami setakan juga informasi yang lainya yaitu Teknik Budidaya Ikan Bawal dan Cara Pembesaran Ikan Bawal dan Cara Menetaskan Telur Bebek Dengan Cepat dan Benar untuk sumber pengetahuan anda seuanya, terimakasih semoga dapat membantu.

Cara Menetaskan Telur Bebek Dengan Cepat dan Benar

Pada Kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi bagi sobat semuanya mengenai Cara Menetaskan Telur Bebek. Perhatikan informasi yang kami sampaikan dibawah ini sebagai pengetahuan anda semua dalam berbudidaya. Semoga dapat bermanfaat dan sebagai motivasi untuk anda dalam berusaha.


Cara Menetaskan Telur Bebek Dengan Cepat dan Benar

Masih banyak anggapan dari masyarakat kita terutama para pembeli mesin penetas telur yang menyimpulkan bahwa semua telur bisa ditetaskan. Tidak peduli telur tersebut dibeli dari kandang langsung, bakul jamu gendong, toko peracangan, atau pasar. Anggapan tersebut tidak semuanya salah, akan tetapi diperlukan usaha pemahaman kepada masyarakat untuk menyatukan pendapat atau persepsi apa sebenarnya dimaksud dengan telur tetas? Memang telur-telur yang dibeli dari tempat tersebut di atas mungkin masih bisa menetas akan tetapi yang menjadi pertanyaan, berapa persentase daya fertilitas atau daya tetas nantinya?.


Telur itik tetas adalah telur yang berasal dari itik betina yang dibuahi (kawin) oleh itik jantan. Banyak cara yang lebih aman untuk mendapatkan telur tetas itik antara lain dengan membeli telur tetas itik dari hasil itik yang digembalakan (angon) atau itik yang dipelihara di dalam kandang (intensif)dengan fasilitas kolam di dalamnya. Itik yang digembalakan biasanya dilengkapi dengan pejantan sehingga di sela-sela waktu penggembalaan itik jantan akan mengawini itik-itik betina yang sedang birahi. Oleh karena itu biasanya telur itik gembalaan mempunyai tingkat fertilitas yang tinggi. Salah satu ciri telur tetas itik dari hasil penggembalaan (angonan) adalah kulit atau kerabang telur relatif lebih kotor daripada telur itik hasil pemeliharaan terkurung (kandang).Telur tetas itik mempunyai syarat sebagai berikut :
Berasal dari hasil perkawinan induk jantan dan betina dengan imbangan sex ratio (1:6-8 ekor)
Berat telur = 60 gram
Berasal dari induk yang berumur lebih dari 9 bulan
Lama penyimpanan telur tidak lebih dari 5 hari
Kerabang telur tidak terlalu tebal atau tipis
Kalau kita merenungkan fakta penciptaan makhluk di bumi ini pasti semua ada hikmah dan pelajaran yang bisa kita ambil tidak terkecuali itik. Itik diciptakan sebagai ternak unggas air yang mempunyai tingkat produktifitas telur tergolong tinggi yaitu sekitar  200-250 butir/ekor/tahun. Di balik keunggulannya tersebut terdapat juga sisi kekurangannya yaitu itik tidak mempunyai sifat mengerami telurnya sebagaimana unggas-unggas lainnya. Oleh karenanya dalam mengembangbiakkannya perlu cara tersendiri yaitu dengan menetaskan telurnya. Ada beberapa cara untuk menetaskan telur itik, antara lain :

Cara Menetaskan Telur Bebek Dengan bantuan induk ayam kampong


Caranya adalah dengan mengganti telur ayam kampung yang sedang dierami dengan telur itik. Seekor induk ayam kampung mampu mengerami telur itik sampai 15-20 butir tergantung besar-kecilnya induk dan tempat bersarang. Lama pengeraman berlangsung selama 28 hari dan Jangan ada anggapan bahwa telur akan dierami selama 21 sebagaimana telur ayam. Yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai kita membuat stress ayam dengan usaha kita mengganti telurnya.


Menetaskan telur itik dengan bantuan induk enthok sudah lama dilakukan masyarakat kita. Yang perlu mendapat perhatian adalah enthok mempunyai sifat ngambek kalau telur yang dikeluarkannya di ambil. Maka caranya adalah setiap hari kita harus mengganti telur enthok yang dikeluarkan oleh itik dengan telur-telur  itik sampai dengan telur terakhir yang dikeluarkan enthok. Kemudian, bagaimana dengan telur enthoknya sendiri? Salah satu alternative adalah anda bisa menjualnya, toh bakul jamu gendong atau keliling juga pada minat pada telur enthok dan pada sebagian penikmat jamu telur enthok diyakini mempunyai kasiat lebih terutama untuk menjaga vitalitas tubuh.


Penetasan telur itik dengan menggunakan mesin penetas telur pada umumnya lebih mudah karena biasanya tata cara pengoperasian mesin tetas dan cara menetaskan sudah ada. Buku panduan pengoperasian mesin dan tata cara singkat menetaskan telur biasanya ada kalau anda membeli mesin penetas telur. Tata cara menetaskan telur itik berbeda sedikit dengan menetaskan telur ayam terutama dalam hal kelembaban (%). Kelembaban yang dibutuhkan untuk menetaskan telur itik lebih tinggi sekitar 5-10% daripada telur ayam. Banyak pilihan mesin penetas telur yang di tawarkan, ada yang memakai sumber panas dari lampu minyak tanah, bohlam (lampu dop), kawat nikelin, atau memakai pemanas elemen megic  jar.

Menghitung kebutuhan telur tetas


Sebelum anda memulai menetaskan telur itik, anda bisa memperkirakan berapa anak itik yang nantinya saya butuhkan. Untuk membantu anda memenuhi target keinginan anda tersebut ada dua hal yang perlu diperhatikan yaitu:

Ratio kelamin DOD yang menetas nantinya rata-rata 50:50
Persentase menetas yang baik adalah 80%
Dengan demikian kalau kita menginginkan DOD yang menetas dengan jumlah kelamin betina 50 ekor, maka setidaknya kita membeli telur tetasnya sekitar 200 butir. Bagaimana perhitungannya?

Anggaplah dari telur yang kita beli tersebut daya fertilitasnya 70%, maka telur yang layak untuk ditetaskan sebanyak 140 butir. Kalau daya tetasnya bisa mencapai 80%, maka kita akan mendapatkan jumlah DOD yang menetas sekitar (80%x140 butir)=112 ekor. Setelah dilakukan seleksi dan culling diperkirakan jumlahnya ada sekitar 10-15% DOD yang tidak layak jual/pelihara. Sehingga hasil akhir yang kita dapatkan adalah 95-101 ekor DOD yang layak dijual atau dipelihara. Sehingga dari jumlah tersebut kalau sex ratio DOD yang menetas adalah 50:50 maka akan didapatkan jumlah DOD betina sekitar 42-50 ekor.

Ada catatan tersendiri untuk penetas pemula bahwa perhitungan di atas berlaku untuk penetas yang sudah mahir atau berpengalaman. Kalau anda adalah seorang yang baru belajar menetaskan atau anggaplah penetas pemula maka cukup menggunakan hitungan angka daya tetas 40% saja. Sambil terus praktek dan mengambil pelajaran dari penetasan sebelumnya insyaallah anda akan bisa mencapai angka daya tetas yang tinggi kelak dikemudian hari. Menetaskan telur adalah suatu ketrampilan bukan ilmu turunan, maka siapa saja insyaallah bisa menetaskan telur dengan baik. Yang terpenting adalah ada kemauan untuk terus belajar serta tumbuhkan sikap optimis terhadap segala hal yang akan kita kerjakan dan tak lupa untuk berdo'a agar usaha kita mendapat keberkahan dan mencapai kesuksesan.

telah kami sertkan juga info yang lainya untuk anda simak yaitu Cara Ternak Ayam Dengan Rendah Lemak dan Tips Meningkatkan Produksi Telur Ayam Kampung untuk informasi tambahan sobat-sobat dalam melakukan usahanya. selamat mencoba dan salam sukses dari kami.

Cara Ternak Marmut Dengan Mudah

Ternak Marmut Dengan Mudah - Pada Kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi bagi sobat semuanya mengenai Cara Ternak Marmut Dengan Mudah. Perhatikan informasi yang kami sampaikan dibawah ini sebagai pengetahuan anda semua dalam berbudidaya. Semoga dapat bermanfaat dan sebagai motivasi untuk anda dalam berusaha.

Marmut mirip dengan tikus yang berukuran besar, cara ternak marmut itu sebenarnya tidak terlalu sulit, ternak marmut itu mudah sekalai hanya dengan sepasang marmut laki dan perempuan di campur jadi satu, di rawat dan dikasih makan yang teratur dan keduanya sama sama produktifa nanti akan berkembang biak sendiri dan akan menjadi banyak. dulu di rumah saya banyak sekali marmut dan kelinci. dulunya berawal dari satu ekor jantan dan dua ekor marmut betina, di biarkan saja di kandang dan rutin di kasih pakan rumput rumputan lama kelamaan akan berkembang biak sendiri. kalau marmut betina subur akan cepat sekali beranak dan anak anaknya akan cepat basar, satu ekor marmut betina biasanya bisa beranak sampai 4 ekor.

Cara Ternak Marmut Dengan Mudah

Ternak Marmut Dengan Mudah

Hal pertama yang harus anda ketahui sebelum memulai budidaya marmut adalah karakteristik hewan ini. Mengetahui karakteristik marmut akan memudahkan anda dalam proses pembudidayaannya. Marmut adalah salah satu jenis hewan pengerat. Hewan ini dapat hidup hingga berusia sepuluh tahun dengan rata-rata usia lima sampai tujuh tahun. Dalam budidaya marmut hal yang harus diperhatikan adalah kebersihan kandang, pakan, dan perawatan bulu. Hal lain yang patut diperhatikan adalah pemilihan bibit marmut yang akan dibudidayakan. Pilihlah bibit yang sehat dan terbebas dari penyakit. Hal ini dapat dilihat dari kondisi fisik seperti mata, kondisi bulu, dan ukuran tubuh. Sebagai awal, anda dapat membeli minimal sepasang bibit jantan dan tiga pasang bibit betina. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah usia bibit.

Persiapan Tempat

Tahap persiapan pada teknik beternak marmut meliputi persiapan kandang, persiapan pakan, dan persiapan perlengkapan. Kandang ideal bagi marmut haruslah berukuran besar karena hewan ini termasuk jenis hewan yang aktif bergerak. Anda harus menyediakan minimal dua jenis kandang yaitu kandang pembibitan dan kandang untuk marmut dewasa. Ukuran minum kandang adalah 0,5 x 0,5 m. jika ingin meletakkan lebih dari satu marmut dalam satu kandang, maka ukurannya harus ditambah menjadi 0,7 x 0,7 m.

Berdasarkan cara beternak marmut yang benar, anda tidak dianjurkan untuk menggunakan kandang berupa aquarium atau menggunakan container plastik. Pastikan juga kandang memiliki ventilasi yang memadai dan tidak membatasi pengelihatan serta suara. Kandang yang dianjurkan adalah kandang yang terbuat dari mesh dan lembaran coroplast. 

Selain kandang, hal lain yang perlu dipersiapkan dalam proses pemeliharaan dan budidaya marmut adalah perlengkapan. Perlengkapan paling utama adalah alas atau bedding yang diletakkan dalam kandang. Anda dapat menggunakan serutan kayu aspen sebagai bedding. Pastikan bedding diganti secara teratur untuk menghindari baud an menjaga kesehatan marmut yang dibudidayakan.

Perlengkapan lain yang dibutuhkan dalam cara budidaya marmut adalah botol air minum, tempat makanan, rak jerami, pigloo atau kotak kecil tempat berlindung, dan tempat tidur. Anda juga dapat memasukkan perlengkapan permainan ke dalam kandang seperti kincir atau roda.

Marmut dikenal sebagai hewan yang memiliki nafsu makan yang tinggi. Oleh sebab itu pemberian pakan adalah salah satu bagian penting dalam cara ternak hewan ini. Anda dapat memberikan pellet khusus marmut yang banyak tersedia di pasaran. Selain itu anda juga dapat memberikan berbagai macam sayuran seperti selada, wortel, parsley, bayam, dan tomat. Anda juga bisa memberikan asupan vitamin C sebanyak sepuluh sampai 30 mg setiap harinya.

selain itu beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu Perawata, perawatan yang paling utama adalah perawatan bulu. hal ini dapat dilakukan dengan cara memandikan marmut secara teratur dan menggunakan shampoo dengan formula khusus. Selain memandikan, anda juga harus melakukan perawatan lain seperti memotong kuku dan menyisir bulu marmut secara berkala.

demikianlah ulasan tentang bagaimana cara berternak marmut, Kami setakan juga informasi yang lainya yaitu Cara Ternak Mentok di Halaman Rumah dan Cara Ternak Ayam Kampung di Kandang untuk sumber pengetahuan anda seuanya, terimakasih semoga dapat membantu.

Budidaya Pembesaran Ternak Sapi Bali

Pembesaran, Ternak Sapi Bali - Pada Kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi bagi sobat semuanya mengenai Ternak Sapi Bali. Perhatikan informasi yang kami sampaikan dibawah ini sebagai pengetahuan anda semua dalam berbudidaya. Semoga dapat bermanfaat dan sebagai motivasi untuk anda dalam berusaha.

Kebanyakan orang mengatakan bahwa tulang sapi bali itu lebih kecil daripada jenis sapi yang lainnya. namun memiliki presentase daging yang lumayan tebal. dari pasar sapi permintaan jenis sapi bali pun meningkat. namun pembatasan penjualan oleh pemerintah daerah bali membuat sapi bali semakin sulit di dapatkan. permintaan pasar akan daging sapi terus naik membuat bisnis penggemukan sapi dan pembibitan sapi sangat menguntungkan. apabila jika sapi yang di ternak adalah jenis sapi yang unggul seperti sapi bali ini. dari segi tampangnya sapi bali memiliki postur tubuh yang lebih kecil ketimbang sapi PO namun sapi bali memiliki rasio daging yang lebih banyak daripada sapi PO. cara ternak sapi bali hampir sama dengan sapi sapi lainnya.

Budidaya Pembesaran Ternak Sapi Bali

Ternak Sapi Bali

Konsentrat merupakan salah satu media pakan yang bisa di bilang wajib bagi para peternak semua jenis sapi yang digunakan untuk mengejar penggemuan sapi sapinya. Untuk membuat konsentrat yang baik ada beberapa kombinasi bahan alami/organik yang dapat kita gunakan sebagai komposisi pembuatan konsentrat yang baik. Bahan-bahan komposisi konsentrat yang umum digunakan dan mudah didapat antara lain sebagai berikut
Dedak (bekatul) dengan komposisi 70% atau 75% atau dapat diganti dengan alternatif berupa batang rumbia yang didalamnya terdapat sagu rumbia. Penggantian dengan batang rumbia tentu memiliki alasan tersendiri selain secara ekonomis harga batang rumbia lebih murah dari bekatul/dedak karena banyak juga dijumpai di hampir seluruh wilayah Indonesia. Secara kandungan nutrisi batang rumbia memiliki karbohidrat yang cukup tinggi. Batang rumbia dapat diolah dengan cara dikupas kulit terluarnya lalu hancurkan batang rumbia yang telah dikupas dengan mesin atau manual dengan cara dicincang menjadi ukuran 0.5 cm atau lebih kecil. Terakhir rendam hasil cincangan dengan air, biarkan selama sehari dan berikan pada sapi.
Jagung giling dengan komposisi 8%-10% sebagai penambah nutrisi terutama kebutuhan serat dan lemak kasar yang tidak ada pada dedak. Sehingga apabila jagung giling dan dedak dikombinasikan akan saling melengkapi. 
Bungkil kelapa dengan komposisi 10%-15% atau dapat diganti bungkil kacang tanah atau kedelai tentunya dengan kandungan nutrisi yg berbeda-beda. Bungkil kelapa merupakan hasil sisa dari pembuatan dan pemerasan minyak kelapa yang diperoleh dari daging kelapa yang telah dikeringkan terlebih dahulu dimana berperan sebagai sumber protein. 
Tepung tulang atau kalsium dengan komposisi 2%-5% sebagai pelengkap kebutuhan akan mineral terutama kalsium juga sebagai penambah protein.
Garam dapur dengan komposisi sebesar 2% sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan mineral. 
Bila diperlukan bisa diberikan tambahan vitamin yang sudah banyak digunakan sebagai pelengkap kebutuhan micro, tetapi tetap berpatokan pada dosis yang ditentukan, jangan sampai berlebihan.
Dosis yang tepat pemberian pakan konsentrat ini adalah diberikan sebagai makanan penguat/extra pada ternak sapi potong di samping makanan pokok yang utama berupa rumput segar dan hijau. Perbandingan pemberian pakan pokok (hijauan) dan konsentrat untuk pakan penggemukan sapi adalah antara 30% : 70% atau maksimal 20% : 80% . Waktu pemberian konsentrat yang baik dilakukan sekali setiap hari pada pagi hari sebelum diberi makanan utama berupa rumput. Dri hasil penelitian juga ditemukan bahwa urutan pemberian konsentrat lebih dahulu sebelum makanan utama (hijauan) lebih efektif untuk meningkatkan berat badan karena pemberian konsentrat lebih dahulu bertujuan untuk memberikan energi yang lebih besar kepada mikroba rumen untuk mencerna makanan pokok (rumput, dsb.) Dengan menerapkan cara pakan ternak sapi potong seperti ini, bukan tidak mungkin bobot sapi potong anda akan meningkat dua kali lipat.

Cara Memilih Sapi Bali

Memilih bibit yang baik merupakan salah satu aspek yang penting di dalam produksi ternak. Hal ini dapat dipahami karena pedet-pedet yang baik hanya diturunkan oleh induk-induk yang baik. Untuk itu, sapi bibit (Bali) sebaiknya dipilih sesuai dengan standar dari bangsa sapi yang dimaksud. Selain standar ukuran dari sapi yang dimaksud, aspek lain yang digunakan di dalam kriteria pemilihan sapi bibit/calon bibit adalah sifat genetis (sifat yang diturunkan), bagian luar, kesehatan, dan ukuran tubuh sapi. hal lainnya yang harus diperhatikan adalah umur ternak, sehingga banyak pertimbangan yang harus diperhatikan dalam memutuskan apakah sapi tersebut layak digunakan sebagai bibit atau tidak.


Pilihlah sapi dara yang penampilannya mencerminkan sapi yang sehat, matanya jernih, selaputnya tidak kotor atau merah, bulu badannya halus serta mengkilat.
Kondisi tubuhnya padat berisi, tapi tidak gemuk
Bagian leher dan bahunya lebar
Bagian dada lebar, dalam dan menonjol ke depan
Pilihlah sapi jantan yang berat lahirnya tinggi dan memiliki pertumbuhan yang cepat.
Berkaki pendek dengan kondisi  tubuh yang baik dan berbentuk segi empat
Bagian bahu dan bagian lehernya lebar
Bagian dada lebar, dalam, dan menonjol ke depan.

Masa Perkawinan dan Kelahiran Sapi Bali

Sapi Bali merupakan jenis sapi yang diketahui yang mempunyai tingkat kesuburan yang tinggi. Fertilitasnya lebih banyak dipengaruhi oleh panjangnya masa birahi daripada pengaruh lingkungan. Secara teori, sapi yang mempunyai masa birahi lebih panjang akan lebih fertil dibandingkan dengan sapi yang masa birahinya pendek.
Kemampuan sapi bali menghasilkan anak dalam setahun berkisar 80-86%, dengan kematian anak yang relatif rendah, yaitu berkisar 1,87%. Pada pemeliharaan yang ekstensif (digembalakan) kematian anaknya lebih tinggi karena ditinggal induknya di semak-semak. Untuk itu pemeliharaan dikandang dapat menekan kematian anak sapi yang dilahirkan.
Kemampuan reproduksi sapi bali sangat baik, sapi betina dikawinkan pertama kali pada umur 2-2,5 tahun, dimana perkembangan tubuh dan organ reproduksinya sudah sempurna. Jarak melahirkan anak sapi berkisar 12-14 bulan, tergantung dengan cara pengelolaannya. Indeks kebuntingan sapi bali kira-kira 1,2 yang artinya sapi betina menjadi bunting setelah dikawinkan 1,2 kali (paling tidak sekali).

Sistem Perkawinan
Perkawinan sapi bali biasanya dilakukan dengan dua cara, yaitu secara (1) alami (kawin dengan sapi jantan pemacek) dan (2) inseminasi buatan.
Perkawinan secara alami biasanya tidak dihasilkan anak yang baik, mengingat sapi jantan pemaceknya tidak cukup baik. Untuk mendapatkan anak sapi yang baik, perkawinan dengan inseminasi buatan lebih menjanjikan mengingat inseminasi buatan menggunakan sperma dari sapi pejantan unggul (pilihan).
Untuk terjadi kebuntingan, harus diperhatikan saat perkawinannya. Sapi bali betina tidak dapat dikawinkan setiap saat. Perkawinan dapat dilakukan pada saat sapi betina birahi (minta kawin) yang terjadinya setiap 21 hari (satu siklus). Sapi betina yang sedang birahi akan tetap berdiri ditempatnya apabila dinaiki oleh pejantan. Tanda-tanda sapi birahi lainnya sama dengan ternak lain secara umum, yaitu:

Sapi gelisah dan tidak tenang.
Sapi sering menguak/melenguh
Sapi mencoba menaiki ternak lainnya dan akan tetap diam kalau dinaiki sapi lainnya
Pangkal ekornya sering terangkat sedikit dan kadang-kadang keluar cairan jernih transparan yang mengalir dari kemaluannya.
Sapi dara sering ditunjukkan dengan membengkaknya bagian vulva dan kadang berwarna kemerahan.
Adakalanya sapi menjadi pendiam dengan nafsu makan yang kurang.

Pelaksanaan Perkawinan Sapi Bali

Setelah terlihat tanda-tanda birahi, sapi harus cepat dikawinkan. Perkawinan dapat dilakukan secara alami atau dengan inseminasi buatan seperti telah diuraikan di depan. Kalau akan dilakukan inseminasi buatan, laporkan sapi yang sedang birahi kepada petugas (inseminator) yang telah ditunjuk oleh Dinas Peternakan setempat.

Menentukan Kebuntingan Sapi Bali
Secara sederhana, kebuntingan dapat diamati 21 setelah perkawinan dilakukan. Kalau tidak ditunjukkan tanda-tanda birahi, berarti kebunting telah terjadi, namun apabila tanda-tanda birahi muncul lagi, berarti perkawinan perlu diulang. Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan perabaan, yang hanya dilakukan oleh petugas yang terlatih dan berpengalaman. Lama bunting sapi  bali berkisar280-285 hari. Setelah anak sapi lahir, induk sapi dapat dikawinkan lagi setelah 3 bulan melahirkan. Untuk menjaga kebuntingan, sapi bunting harus dipisahkan dari sapi lainnya.

Mempersiapkan Kelahiran
Beberapa hari menjelang melahirkan, induk yang bunting akan menunjukkan tanda-tanda:
Ambing membesar dan kencang
Urat daging disekitar vulva mengendor, dan di kanan-kiri pangkal ekor kelihatan legok.
Beberapa saat menjelang melahirkan, sapi gelisah.
Apabila tanda-tanda tersebut muncul, kandang harus dibersihkan dari kotoran dan diberi alas dengan jerami kering.

Pertolongan yang sering dilakukan adalah menarik kaki anak sapi yang baru lahir, namun harus dilakukan dengan hati-hati. Gerakan penarikan harus sesuai dengan irama dengan kontraksi/pengerahan tenaga yang dilakukan oleh induk.
Setelah melahirkan, induk sapi biasnya membersihkan lendir yang menempel pada anaknya dengan jilatan-jilatan. namun apabila induknya lemah dan tidak mampu segera melakukannya, maka kita perlu menolong membersikannya, terutama yang mengganggu lubang pernafasannya.
Supaya kelahiran berjalan lancar, induk sapi yang akan beranak diberi kesempatan bergerak kira-kira 2-3 minggu menjelang melahirkan.

Agar ternak sapi yang kita pelihara tidak terserang penyakit, pencegahan dapat dilakukan dengan cara:
Menjaga sanitasi kandang dengan membersihkan dan mengusahakan tidak becek
Mengikuti program vaksinasi oleh Dinas Peternakan atau POSKESWAN
Menjaga kebersihan badan sapi dengan cara memandikannya secara berkala
Mengobati luka-luka yang ada dan memberika desinfektan
Selalu menghubungi POSKESWAN/Petugas Kesehatan Hewan terdekat untuk mendapatkan perawatan apabila ada ternak yang sakit.
Demikianlah ulasan tentang pembesaran ternak sapi bali, Baca juga info yang lainya seperti Usaha Budidaya Ikan Mas atau Budidaya Ikan Nila Merah di Terpal sebagai sumber referensi untuk anada semuanya dalam melakukan usaha yang sedang anda tekuni, salam sukses untuk sobat semuanya.